18.10 · 26 Juni 2026

Saham AI Melemah, Wall Street Bersiap Dibuka Turun

Tekanan terbesar kembali terjadi pada sektor semikonduktor.

Saham Micron Technology turun sekitar 5% pada perdagangan pra-pasar, menghapus sebagian kenaikan besar yang sebelumnya terjadi setelah perusahaan merilis laporan keuangan yang sangat kuat.

Produsen chip lainnya juga bergerak melemah, antara lain:

  • Intel
  • Marvell Technology

Aksi ini menunjukkan investor mulai melakukan profit taking di sektor semikonduktor meskipun permintaan terhadap perangkat keras AI masih tetap kuat.

 

Biaya Infrastruktur AI Semakin Menjadi Perhatian

Semakin banyak investor mulai memperhatikan kenaikan biaya pembangunan infrastruktur AI. Harga memori DRAM dan NAND, yang menjadi komponen utama pusat data AI, terus meningkat dan mulai memengaruhi produsen komputer, smartphone, serta perangkat elektronik konsumen.

Lonjakan biaya komponen tersebut telah mendorong:

  • Apple menaikkan harga beberapa model iPad dan MacBook.
  • Microsoft menaikkan harga konsol Xbox secara global.

Investor mulai khawatir langkah serupa akan diikuti oleh semakin banyak perusahaan teknologi dalam beberapa bulan mendatang.

Suku Bunga Masih Menjadi Faktor Risiko

Selain sektor teknologi, perhatian investor juga tertuju pada prospek kebijakan moneter Amerika Serikat. Inflasi yang masih relatif tinggi dan perubahan ekspektasi terhadap keputusan Federal Reserve membuat volatilitas pasar saham meningkat. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya memberikan tekanan lebih besar terhadap saham-saham bertumbuh (growth stocks), karena valuasinya sangat bergantung pada proyeksi arus kas di masa depan.

Analis pasar menilai kondisi saat ini sangat sensitif terhadap dua faktor utama:

  • Perkembangan industri AI.
  • Sinyal kebijakan dari Federal Reserve.

Kombinasi valuasi teknologi yang masih tinggi, kenaikan biaya infrastruktur AI, dan ketidakpastian arah suku bunga diperkirakan akan menjaga volatilitas Wall Street tetap tinggi dalam waktu dekat.

Pelemahan Meluas ke Asia dan Eropa

Tekanan tidak hanya terjadi di Amerika Serikat.

Di Asia:

  • SoftBank anjlok lebih dari 12%.
  • Nikkei 225 Jepang turun lebih dari 4%.
  • Bursa Korea Selatan, Hong Kong, dan China juga mengalami pelemahan tajam.

Di Eropa, saham-saham teknologi ikut bergerak turun, termasuk:

  • ASML
  • Infineon Technologies
  • STMicroelectronics
  • ASM International

Pelemahan serentak di berbagai kawasan menunjukkan bahwa kekhawatiran terhadap kenaikan biaya AI dan valuasi sektor teknologi kini menjadi sentimen global.

26 Juni 2026, 15.23

Pasar Saham China Tertekan, Kekhawatiran AI Kian Membesar

26 Juni 2026, 00.57

Daily summary: Wall Street Tertekan, Saham AI Masih Jadi Sorotan

26 Juni 2026, 00.24

IBM Kenalkan Chip 0,7 nm, Perkuat Prospek AI Jangka Panjang

25 Juni 2026, 23.45

Apple Naikkan Harga Produk, Biaya Memori AI Jadi Pemicu

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.