PayPal (PYPL.US) menarik minat sebagai target akuisisi setelah harga sahamnya turun sekitar 46% dalam setahun terakhir, sehingga kapitalisasi pasarnya menyusut menjadi sekitar USD 38,4 miliar, menurut laporan Bloomberg.
Perusahaan berbasis di San Jose tersebut dilaporkan mengadakan pertemuan dengan sejumlah bank setelah menerima penawaran informal dari beberapa pesaing. Salah satu kompetitor besar disebut mempertimbangkan akuisisi penuh, sementara pihak lain tertarik pada pembelian sebagian aset perusahaan.
Perdagangan saham sempat dihentikan sementara akibat volatilitas tinggi. Setelah dibuka kembali, saham melonjak sekitar 9% dan menguji level tertinggi sesi.
CEO baru Enrique Lores dijadwalkan resmi menjabat pada 1 Maret setelah Alex Chriss digantikan menyusul kinerja yang dinilai kurang memuaskan dan perlambatan volume pembayaran. Pergantian kepemimpinan ini dinilai sebagai peluang untuk membangun kembali posisi PayPal sebagai pelopor pembayaran digital yang dalam beberapa tahun terakhir kehilangan momentum di tengah persaingan ketat dengan perusahaan fintech.
Negosiasi yang berlangsung belum tentu menghasilkan kesepakatan final. Namun, sinyal adanya minat akuisisi saja sudah cukup untuk mendorong kenaikan valuasi saham dalam jangka pendek.

Sumber: xStation
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Bitcoin melonjak tajam, memberikan dorongan besar bagi saham perusahaan Kripto📈
Informasi Layanan XTB
Daily Summary: Brent di $100, Saham Tutup Merah
AMZN: Awal Akhir Mimpi AI?