Saham Intel (INTC.US) naik lebih dari 5% di pra-pembukaan Wall Street setelah kabar bahwa SoftBank akan menginvestasikan $2 miliar ke produsen chip asal AS tersebut. Konglomerat Jepang itu membeli saham di harga $23 per lembar, sedikit di bawah harga penutupan terakhir. Langkah ini dianggap sebagai sinyal kuat kepercayaan terhadap Intel, yang dalam beberapa tahun terakhir tertinggal dalam persaingan semikonduktor AI dibandingkan Nvidia dan TSMC. Bagi SoftBank, pembelian saham Intel memperluas eksposurnya di pasar AS, menambah portofolio yang sudah mencakup: kepemilikan di Arm Holdings, dan investasi dalam proyek Stargate. Sementara itu, beberapa hari terakhir sempat muncul laporan bahwa pemerintahan Donald Trump tengah mempertimbangkan untuk mengakuisisi hingga 10% saham Intel dengan mengonversi sebagian hibah dari CHIPS Act menjadi ekuitas. Namun, kabar tersebut sempat menekan harga saham Intel sebelumnya.
Sumber: xStation
Oracle Tumbuh Cepat, Neraca Jadi Masalah
Emas dan Perak Menguat Jelang The Fed
Nasdaq Tertekan Jelang Keputusan The Fed
Market Wrap: Pasar Menanti The Fed, Yield Mulai Mereda
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.