Baca selengkapnya
21.28 · 27 Januari 2026

Tesla Menjelang Laporan Keuangan: Ekspektasi Moderat dan Fundamental Lemah

Tesla akan mempublikasikan laporan keuangan kuartal keempat 2025 setelah penutupan perdagangan pada Rabu, 28 Januari. Ekspektasi terhadap kinerja laba raksasa otomotif ini tampaknya tidak mencerminkan harapan besar yang selama ini dilekatkan pada perusahaan. Menyebut Tesla sebagai “raksasa otomotif” memang tepat, namun dalam konteks ini memiliki konotasi negatif. Perusahaan ini sudah lama tidak lagi dinilai seperti produsen mobil, melainkan seperti perusahaan teknologi—meskipun keberhasilannya di bidang tersebut masih sangat terbatas. Pada saat yang sama, fundamental perusahaan, khususnya segmen otomotif yang seharusnya menjadi fondasi bagi pengembangan bisnis yang lebih maju, menunjukkan tanda-tanda tekanan yang jelas.


Sejak puncak terakhir, harga saham Tesla telah turun sekitar 12%, namun masih bertahan di level yang sangat tinggi dalam kanal harga jangka panjangnya. Kinerja sebelumnya tidak membenarkan level valuasi tersebut. Dalam sebagian besar dari belasan laporan keuangan terakhir, Tesla mengecewakan ekspektasi analis baik dari sisi EPS maupun pendapatan. Apakah kali ini akan berbeda?

 

Menjelang rilis laporan keuangan, Tesla telah mempublikasikan laporan pengiriman kendaraan. Pada kuartal keempat, perusahaan mencatat penurunan terbesar dalam sejarahnya—turun 16% secara tahunan. Konsensus pasar untuk pengiriman kendaraan berada di kisaran satu juta unit, namun Tesla hanya mampu mengirimkan sekitar 418.000 unit.

Ekspektasi EPS untuk Q4 berada di sekitar USD 0,45. Angka ini mencerminkan penurunan lebih dari 50% dibandingkan tahun 2022. Pelemahan ini juga terlihat jelas pada margin perusahaan.

Dari sisi pendapatan, kondisinya terlihat sedikit lebih baik. Pasar memperkirakan pendapatan sebesar USD 24,7 miliar, mendekati rata-rata kuartalan. Namun demikian, angka ini tetap lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2025 dan 2024.

Sebagian besar investor telah berhenti memperhatikan rasio keuangan atau data fundamental yang keras. Terdapat kelompok pemegang saham yang cukup besar yang kini lebih berfokus pada pengumuman lanjutan terkait pengembangan FSD dan “robo-taxi”. Tesla akan menghadapi kesulitan besar untuk memenuhi bahkan ekspektasi laba yang relatif konservatif ini. Namun, jika perusahaan mampu menyajikan indikator yang menjanjikan terkait FSD dan robo-taxi, valuasi saat ini berpotensi bertahan—atau bahkan meningkat. Sebaliknya, ketiadaan sinyal positif tersebut dapat memicu aksi jual signifikan setelah rilis laporan keuangan.

Beberapa hari lalu, Tesla memperkenalkan perubahan pada akses dan distribusi “Autopilot” serta FSD, yang berpotensi memungkinkan perusahaan menunjukkan pertumbuhan—jika bukan pada jumlah langganan FSD itu sendiri, setidaknya pada ekspektasi pasar terhadap produk tersebut.

TSLA.US (D1)

 

Harga saham telah turun dari puncak terbarunya. Kembalinya tren kenaikan berpotensi sulit, dan masih terdapat ruang yang cukup besar untuk terjadinya koreksi. Sumber: xStation5

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh OJK.

30 Januari 2026, 13.46

Kuartal Rekor Apple: iPhone, Services, dan AI “Tak Terlihat”. Kembali ke Tahta? 📈

16 Januari 2026, 21.57

US OPEN: Laporan Bank & Manajer Dana Dukung Valuasi Pasar

30 Desember 2025, 21.49

US OPEN: Wall Street Menanti FOMC Minutes

24 Desember 2025, 01.57

Daily Summary: Demam Komoditas Jelang Libur

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.