20.30 · 19 Juni 2026

US Closed: Wall Street Libur, Pasar Tetap Waspadai Timur Tengah

Wall Street tutup untuk Juneteenth. Sebagai pengingat, tidak ada sesi perdagangan reguler di Wall Street hari ini karena Amerika Serikat memperingati Juneteenth, hari libur nasional yang menandai berakhirnya perbudakan di negara tersebut. Penutupan pasar saham AS menyebabkan likuiditas global menurun dan aktivitas investor menjadi lebih terbatas dibanding biasanya. Meski demikian, penghentian perdagangan di pasar tunai (cash market) tidak berarti seluruh aktivitas pasar AS berhenti. Kontrak futures tetap diperdagangkan dan masih memberikan gambaran mengenai sentimen investor terhadap pasar Amerika Serikat.

Futures AS Melemah

Pergerakan kontrak futures menunjukkan bahwa sentimen pasar masih cenderung berhati-hati. Namun perlu dicatat bahwa karena pasar tunai AS tutup, pergerakan futures cenderung lebih volatil dan kurang merepresentasikan kondisi pasar secara keseluruhan. Pergerakan saat ini menunjukkan:

  • Futures S&P 500 turun 0,2%
  • Futures Nasdaq 100 turun 0,3%

Tekanan muncul setelah ditundanya putaran berikutnya dari pembicaraan damai yang sedianya berlangsung hari ini di Bürgenstock, Swiss.

Ketidakpastian Timur Tengah Kembali Meningkat

Alasan pembatalan pembicaraan masih belum sepenuhnya jelas. Pihak Amerika Serikat menyebut adanya kendala logistik yang belum terselesaikan. Sementara itu, pihak Iran menuduh serangan terbaru Israel ke Lebanon melanggar ketentuan memorandum yang ditandatangani pada Rabu lalu. Terlepas dari perbedaan versi tersebut, pasar melihat satu kesimpulan yang sama: ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah masih jauh dari selesai. Perkembangan ini menjadi salah satu alasan investor kembali mengambil sikap lebih defensif menjelang akhir pekan.

Harga Energi Berfluktuasi

Ketegangan geopolitik sempat mendorong harga energi naik pada awal perdagangan. Namun setelah muncul laporan mengenai gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah, harga kembali melemah.

Harga energi saat ini:

  • Brent Crude: sekitar US$79 per barel
  • WTI Crude: sekitar US$76 per barel

Sementara itu, gas alam Eropa menunjukkan tren yang berbeda. Harga gas di bursa TTF Belanda terus bergerak naik dan saat ini berada di sekitar US$41,8 per MWh.

 

20 Juni 2026, 00.48

Daily Summary: Wall Street Libur, Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus

19 Juni 2026, 19.47

Boom AI US$760 Miliar: Siapa yang Benar-Benar Untung?

19 Juni 2026, 19.42

Emas Tertekan Saat Dolar dan Yield AS Menguat

19 Juni 2026, 15.20

SpaceX Pasca IPO: Reli, Akuisisi, Koreksi

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.