Baca selengkapnya
22.14 · 9 Januari 2026

US OPEN: Investor Bersikap Hati-Hati di Tengah Ketidakpastian

Inti pembahasan
Inti pembahasan
  • Akumulasi data makroekonomi memengaruhi pergerakan pasar.
  • Pasar konsumen dan tenaga kerja yang relatif kuat, serta ekspektasi inflasi yang meningkat.
  • Industri pertahanan AS merasa tidak pasti tentang posisinya.
  • Kerugian besar di General Motors.
  • Meta bekerja sama dengan penyedia energi baru.

Sesi perdagangan hari Jumat di Wall Street diperkirakan akan dipenuhi volatilitas dan berbagai faktor penggerak harga. Sesi dibuka dengan kenaikan tipis, namun secara bertahap penjual mulai mengambil alih kendali pasar. Penurunan terbesar tercatat pada Dow, dengan kontrak turun hampir 0,3%. Sementara itu, US500 relatif lebih stabil dengan pelemahan terbatas di kisaran 0,1%.

Selama hampir 12 bulan terakhir, perhatian investor sebagian besar tertuju pada Donald Trump, yang kebijakannya tetap volatil sekaligus kontroversial. Dalam beberapa hari terakhir saja, Presiden AS memerintahkan pembelian utang hipotek serta mengancam akan melarang pembelian rumah keluarga tunggal oleh institusi. Langkah ini ditujukan untuk memperbaiki kondisi bagi pembeli di pasar properti AS. Pada saat yang sama, kontroversi seputar perusahaan pertahanan Amerika juga belum mereda. Di satu sisi, presiden mengancam akan membatasi kemampuan pembelian saham dan pembayaran dividen, namun di sisi lain menjanjikan peningkatan signifikan pada anggaran militer. Pasar masih terlihat belum yakin bagaimana harus memproyeksikan dampak dari berbagai pernyataan tersebut.
 

Data Makroekonomi:

Lembaga-lembaga AS hari ini merilis sejumlah data ekonomi penting, terutama terkait pasar tenaga kerja dan sektor perumahan.

  • Kondisi pasar tenaga kerja masih terlihat cukup solid secara statistik, meskipun keraguan terhadap kualitas datanya tetap ada. Perubahan jumlah tenaga kerja non-pertanian pada Desember tercatat sebesar 50.000, di bawah ekspektasi 60.000 dan menurun dibanding bulan sebelumnya. Namun, tingkat pengangguran justru turun dari 4,5% menjadi 4,4%.

  •  Yang menimbulkan tanda tanya adalah, meskipun pengangguran menurun, pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta hanya mencapai 37.000, jauh di bawah ekspektasi 64.000. Hal ini cukup membingungkan, terutama jika dikaitkan dengan faktor musiman di pasar tenaga kerja AS. Ada kemungkinan data kembali dipengaruhi oleh perekrutan ulang pegawai yang sebelumnya terdampak penutupan pemerintahan.

  • Data sisi penawaran di pasar perumahan juga menunjukkan kondisi yang relatif baik. Izin mendirikan bangunan dan pembangunan rumah baru tetap berada di level tinggi meskipun ketidakpastian pasar masih berlangsung.

  •  Sinyal optimistis juga datang dari University of Michigan, di mana seluruh indikator sentimen konsumen melampaui ekspektasi pasar. Namun, peningkatan ini disertai dengan kenaikan tipis pada ekspektasi inflasi.

US100 (D1)

Sumber: xStation5

Pembeli masih menghadapi kesulitan besar untuk menembus zona resistance di area sekitar 25.900. Momentum kenaikan terlihat melemah sejak akhir 2025 dan hingga kini masih menghadapi tantangan. Pasar telah tiga kali memantul dari area resistance tersebut, sehingga meningkatkan probabilitas terjadinya koreksi dengan target di kisaran level FIBO 23,6 hingga 38,2.

Berita Emiten:

  • TSMC (TSM.US) – Produsen chip asal Taiwan ini merilis kinerja keuangan dengan kembali mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit. Namun, sebagian besar pertumbuhan tersebut sudah tercermin dalam harga, sehingga valuasi saham tidak menunjukkan reaksi berarti setelah rilis laporan.

  • Johnson & Johnson (JNJ.US) – Perusahaan farmasi dan distributor ini mencapai kesepakatan dengan pemerintahan Presiden AS terkait harga obat dan tarif.

  • General Motors (GM.US) – Konglomerat otomotif ini melemah 2% setelah mengumumkan potensi kerugian sebesar USD 6 miliar akibat perubahan kebijakan pemerintah AS terkait kendaraan listrik.

  • Oklo (OKLO.US) dan Vistra (VST.US) – Perusahaan distribusi energi ini melonjak beberapa persen setelah menandatangani kesepakatan penyediaan energi untuk pusat data milik Meta.

  • WD40 (WDFC.US) – Produsen pelumas industri ini turun sekitar 7% setelah membukukan hasil keuangan di bawah ekspektasi pasar.

30 Desember 2025, 01.58

Daily Summary: Penurunan Indeks dan Kejatuhan Tajam Logam Mulia

29 Desember 2025, 21.39

US OPEN: Awal Pekan dengan Diskon Ringan di Tengah Ketegangan Geopolitik

24 Desember 2025, 21.40

US OPEN: Musim Liburan Redam Volatilitas Meski Risiko Politik

16 Desember 2025, 21.53

Denda UE untuk Raksasa Teknologi — Perannya dalam Kompetisi UE vs AS

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.