Wall Street menguat hari ini berkat laporan keuangan Big Tech terbaru yang memberikan rasa aman di tengah kekhawatiran akan valuasi berlebih perusahaan teknologi raksasa dan overinvestasi AI. Indeks-indeks AS diperdagangkan mayoritas di zona hijau, mengabaikan sikap Fed yang agak hawkish terhadap suku bunga dan data inflasi yang lebih panas dari perkiraan (Nasdaq: +1,25%, S&P 500: +0,7%, DJIA: +0,3%, Russell 2000: -0,2%).
Inflasi AS naik pada Juni, dengan indeks harga PCE meningkat 0,3% seiring tarif mulai mendorong harga barang. Inflasi tahunan mencapai 2,6%, sementara inflasi inti tetap di 2,8%. Belanja konsumen naik 0,3%, rebound dari stagnasi di bulan Mei. Meski ada tekanan tarif, Fed mempertahankan suku bunga namun memberi sinyal bahwa efek harga bisa berlangsung lebih lama.
Saham teknologi memimpin pasar hari ini, dengan sektor Komunikasi naik berkat lonjakan 12% saham Meta pasca laporan keuangan yang kuat. Kenaikan ini membantu menutup pelemahan 8% Paramount Global menjelang rilis hasilnya. Microsoft juga naik 5% setelah mencetak laporan keuangan yang mengesankan, mendorong kapitalisasi pasarnya menembus $4 triliun. Nvidia (NVDA.US: +1,6%) dan Amazon (AMZN.US: +4,3%) ikut reli, sementara Apple (AAPL.US) bergerak mendatar menjelang laporan keuangannya.
Kinerja sektor-sektor S&P 500 hari ini. Sumber: Bloomberg Finance LP
US100 (H1)
Futures Nasdaq sempat mengalami koreksi dari reli kuat pra-pasar, meski tekanan jual tertahan di level resistance sebelumnya sekitar 23600, yang tertembus saat laporan keuangan Meta dan Microsoft dirilis. US100 saat ini diperdagangkan di sekitar exponential moving average 30-jam (EMA30; ungu muda) dan momentum berikutnya sangat bergantung pada laporan keuangan Apple dan Amazon yang akan dirilis setelah sesi berakhir.
Sumber: xStation5
Berita Emiten
-
Arm Holdings (ARM.US) anjlok 10% setelah proyeksi laba Q2 meleset karena peningkatan belanja R&D yang terkait AI. Meski pendapatan sesuai ekspektasi, proyeksi laba tertinggal. CEO Haas menekankan potensi jangka panjang dari investasi AI seperti proyek Stargate bersama OpenAI. Investor tetap berhati-hati di tengah pelemahan sektor chip dan kekhawatiran tarif.
-
EBay (EBAY.US) melonjak 17% setelah hasil Q2 melampaui estimasi dan panduan ke depan mengesankan. GMV kategori fokus naik 10%, menunjukkan momentum pada segmen inti. Analis menaikkan peringkat saham, menyoroti pertumbuhan struktural, permintaan yang tangguh, dan ekspansi margin. AS dan barang koleksi memimpin pertumbuhan. Panduan Q3 menunjukkan stabilitas meski ada ketidakpastian makro dan regulasi.
-
Meta (META.US) melonjak 12% seiring hasil Q2 mengalahkan ekspektasi, dengan pertumbuhan pendapatan 22% berkat kenaikan harga iklan dan penggunaan pada Family of Apps. Belanja modal terkait AI meningkat, diperkirakan mencapai $100 miliar pada 2026. Meski Reality Labs masih merugi, margin yang kuat (43%) dan kenaikan harga iklan (+9%) mendukung investasi besar dalam infrastruktur AI.
-
Microsoft (MSFT.US) naik 5% setelah hasil Q4 yang kuat, dipimpin pertumbuhan Azure sebesar 39% dan kekuatan luas pada cloud. EPS dan pendapatan melebihi perkiraan, meredakan kekhawatiran investor terhadap belanja modal. Analis menyambut positif momentum AI dan adopsi enterprise. Saham produsen chip dan perangkat lunak ikut menguat, dengan Copilot melampaui 100 juta pengguna. Belanja modal mencapai $24,2 miliar.
-
Qualcomm (QCOM.US) turun sekitar 4,2% pada perdagangan after-hours pasca hasil Q3 yang campuran dan panduan yang hati-hati. Meski pendapatan dan EPS mengalahkan ekspektasi, pertumbuhan pendapatan handset tertinggal, kemungkinan akibat penarikan permintaan terkait tarif. Segmen otomotif dan IoT menunjukkan pertumbuhan kuat. Analis masih terbagi, namun melihat potensi pertumbuhan jangka panjang.
-
Western Digital (WDC.US) melonjak 6,7% setelah hasil Q4 mengalahkan ekspektasi dan panduan Q1 yang optimistis. Permintaan cloud yang kuat, pasokan HDD yang ketat, dan momentum pada hard drive berkapasitas besar meningkatkan margin dan pendapatan. Analis melihat potensi kenaikan margin kotor, EPS, dan pembelian kembali saham. Kebutuhan penyimpanan AI dan hyperscaler mendukung pertumbuhan jangka panjang. Saham mengungguli pesaing Seagate.
SAP turun 4% meski rekomendasi positif dari Bernstein 📉
Saham Eropa rebound saat minyak mendekati USD 110
Market Wrap: Pasar bertaruh pada akhir cepat konflik (20.03.2026)
Rekor terbaru Micron