20.47 · 21 Juli 2026

US Open: Saham Chip Pimpin Penguatan Pasar AS

Perdagangan Selasa membawa kembali minat beli ke pasar-pasar utama. Penguatan menyebar dari Asia ke Eropa dan berlanjut ke Amerika Serikat. Pendorong utamanya adalah rebound saham semikonduktor setelah mengalami tekanan jual tajam dalam beberapa waktu terakhir. Sebagian besar indeks saham AS mencatat kenaikan terbatas hingga 0,5%, dengan Nasdaq memimpin setelah futures indeks tersebut naik jelas lebih dari 1%.

Sisi negatif dari narasi pasar berasal dari tambahan tarif yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Kanada. Tarif tersebut terutama berdampak pada produk konsumen regional, seperti wine dan perlengkapan olahraga, serta material konstruksi.

Kabar lain yang turut memengaruhi sentimen adalah potensi gencatan senjata selama 10 hari antara Amerika Serikat dan Iran. Meskipun berbagai kesepakatan dan upaya deeskalasi antara kedua negara terbukti rapuh, pasar tetap menanggapi serius laporan semacam ini.

Berita Perusahaan

  • General Motors (GM.US): Konglomerasi otomotif AS tersebut melaporkan hasil kuartal II 2026 yang secara mengejutkan kuat. Pendapatan mencapai $48 miliar, dibandingkan ekspektasi $47 miliar, sementara EPS tercatat sebesar $3,57, di atas perkiraan sekitar $3,20. Sorotan positif lainnya adalah kenaikan proyeksi tahun fiskal penuh sebesar beberapa persen pada sejumlah metrik operasional utama. Namun, harga saham belum menunjukkan reaksi yang berarti.

  • Eli Lilly (LLY.US): Perusahaan digugat oleh Novo Nordisk. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, perusahaan farmasi asal Denmark tersebut menuduh Eli Lilly melakukan sejumlah praktik yang tidak adil dan merugikan konsumen, terutama terkait pemasaran. Hingga saat ini, Eli Lilly belum memberikan komentar. Sahamnya turun sekitar 1%.

  • Northrop Grumman (NOC.US): Kontraktor pertahanan AS tersebut telah melaporkan kinerja keuangan. Meskipun mencatat rekor pendapatan dan pesanan, penurunan margin operasional dari 13,8% menjadi 10% mendorong sahamnya turun hampir 8%.

  • 3M (MMM.US): Perusahaan melaporkan hasil kuartal II 2026 yang secara signifikan melampaui ekspektasi pasar. Kenaikan kuat EPS menjadi $2,24 dan pendapatan menjadi $6,5 miliar disertai dengan peningkatan proyeksi setahun penuh, yang mendorong saham menguat sekitar 6% saat pembukaan.

Data Makroekonomi

  • Empat puluh menit setelah sesi perdagangan AS ditutup, American Petroleum Institute akan merilis laporan persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Pasar memperkirakan persediaan kembali turun sebesar 0,5 juta barel secara mingguan.
21 Juli 2026, 18.05

General Motors Lampaui Estimasi dan Naikkan Proyeksi 2026

21 Juli 2026, 17.21

TSMC Naikkan Harga Chip, Biaya Infrastruktur AI Makin Mahal

21 Juli 2026, 13.47

Nasdaq Tertekan, Saham AI dan Harga Minyak Jadi Sorotan

21 Juli 2026, 12.42

Market Wrap: Futures Wall Street Rebound di Tengah Konflik Iran

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.