Baca selengkapnya
20.46 · 7 Mei 2026

US Open: Saham Teknologi Naik Saat Minyak Anjlok

Futures saham AS dibuka sedikit lebih tinggi — S&P 500 naik sekitar 0,2%, Nasdaq 100 menguat 0,1%, sementara futures Dow Jones naik sekitar 0,3% atau sekitar 133 poin. Pendorong utama pasar adalah meningkatnya optimisme terkait kemungkinan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, yang menekan harga minyak dan yield obligasi. Investor menafsirkan kondisi ini sebagai sinyal untuk kembali membeli saham. Sejak akhir Februari, ketika konflik AS-Iran pecah, pasar terus bereaksi terhadap setiap perkembangan diplomatik terbaru.

Kemarin, Axios melaporkan dengan mengutip sumber dekat Gedung Putih bahwa negosiator hampir menyepakati memorandum satu halaman berisi 14 poin yang tidak hanya bertujuan mengakhiri perang, tetapi juga menciptakan kerangka pembicaraan nuklir yang lebih luas. Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa Teheran sedang “menganalisis proposal” dari pihak AS. Namun demikian, ketidakpastian masih sangat tinggi — terutama terkait isu pengayaan uranium dan potensi pembukaan kembali Selat Hormuz. Selain itu, pertemuan antara Donald Trump dan Xi Jinping dijadwalkan berlangsung minggu depan (14–15 Mei), di mana tarif perdagangan, Taiwan, dan sanksi terhadap chip China akan menjadi topik pembahasan utama.

Di tengah kondisi tersebut, logam mulia menjadi aset dengan performa terbaik — perak melonjak lebih dari 5% dan emas naik sekitar 1%, karena pasar mulai memperhitungkan potensi berakhirnya konflik dan kembalinya tren bullish sebelumnya. Sektor teknologi, khususnya saham chip dan semikonduktor (SOX index sudah naik lebih dari 60% tahun ini), masih menjadi pemimpin utama pasar secara keseluruhan. Sebaliknya, sektor energi dan consumer discretionary menjadi yang terlemah — minyak WTI turun lebih dari 5% dan menyeret saham sektor energi turun.

Sumber: xStation

Informasi Perusahaan

  • Datadog (DDOG) +22–24% di pre-market —  Perusahaan ini mengejutkan pasar lewat hasil keuangan dan proyeksi yang jauh di atas ekspektasi. Pendapatan naik 32% YoY menjadi $1,01 miliar, melampaui konsensus $958 juta — sekaligus menjadi pertama kalinya Datadog menembus pendapatan kuartalan di atas $1 miliar. Adjusted EPS mencapai $0,60 dibanding estimasi $0,52 (+30% YoY), sementara gross margin tetap stabil di level 80%. Perusahaan menutup kuartal dengan sekitar 5.000 pelanggan enterprise yang menghasilkan ARR lebih dari $100.000 per tahun (+21% YoY), menandakan ekspansi yang konsisten di segmen enterprise. Free cash flow mencapai $289 juta dengan margin FCF sebesar 29%, sementara kas dan setara kas di neraca mencapai $4,8 miliar. Sinyal yang lebih kuat datang dari guidance. Untuk Q2, Datadog memproyeksikan pendapatan $1,07 miliar (+29% YoY) dengan EPS $0,57–$0,59, jauh di atas konsensus pasar sebesar $995 juta dan $0,52. Untuk full-year 2026, perusahaan menaikkan proyeksi pendapatan menjadi $4,30 miliar (vs estimasi $4,10 miliar) dan EPS menjadi $2,36–$2,44 (vs estimasi $2,20). Tiga katalis tambahan turut mendukung hasil ini: sertifikasi FedRAMP High yang membuka pasar federal AS, kemitraan strategis dengan Sakana AI, dan penunjukan Dominic Phillips ke dewan direksi. CEO Olivier Pomel secara eksplisit menyatakan bahwa AI justru meningkatkan permintaan terhadap platform Datadog, bukan mengkanibalnya, karena pelanggan membutuhkan monitoring dan keamanan untuk deployment cloud dan AI mereka.

 

Saham Datadog melonjak saat pembukaan perdagangan dan menguji level tertinggi sejak November tahun lalu. Sumber: xStation

 

  • Fortinet (FTNT) +15%  — Penyedia solusi cybersecurity ini menaikkan forecast pendapatan full-year menjadi $8,8–9,1 miliar dari sebelumnya $8,4–8,6 miliar. Hasil pendapatan dan laba juga melampaui konsensus pasar. Pasar menilai ini sebagai bukti bahwa belanja perusahaan untuk keamanan IT tetap kuat meski ketidakpastian makro meningkat.

7 Mei 2026, 20.50

AMD Bukan Lagi Alternatif Murah di Era AI 🚀

7 Mei 2026, 14.29

Kalender Ekonomi: Pasar Fokus pada Data Jerman dan Pembicara Bank Sentral

7 Mei 2026, 13.24

BREAKING: Pesanan Industri Jerman Melonjak Tajam

7 Mei 2026, 12.52

Market Wrap: Wall Street Cetak Rekor Baru

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.