Baca selengkapnya
20.34 · 17 April 2026

US OPEN: US Futures Melonjak, Minyak Anjlok Usai Hormuz Dibuka

Futures saham AS melonjak saat pembukaan Wall Street—Dow Jones naik lebih dari 500 poin (+1,1%), S&P 500 naik 0,8%, dan Nasdaq 100 menguat 0,9%. Katalis utama berasal dari pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi yang mengumumkan pembukaan penuh Selat Hormuz untuk lalu lintas maritim komersial selama gencatan senjata dengan Lebanon. Pada saat yang sama, Axios melaporkan bahwa AS dan Iran sedang menegosiasikan memorandum of understanding (MOU) tiga poin yang mencakup pencairan dana Iran senilai $20 miliar sebagai imbalan atas penghentian pengayaan uranium.

 

US100 mencatat lonjakan tercepat dan terbesar sejak September 2025. Sumber: xStation

Harga minyak mentah jatuh tajam—WTI turun lebih dari 10% ke sekitar $84,60 per barel, sementara Brent turun hampir 10%. Di sisi lain, emas dan perak menguat: emas spot naik 2% ke $4.881,81 per ons, sementara perak melonjak hampir 5% ke $82,30 per ons.

Katalis utama pergerakan ini adalah pernyataan Teheran yang memastikan pembukaan penuh Selat Hormuz—jalur pengiriman penting yang menangani sekitar 20% perdagangan minyak global—selama gencatan senjata Israel-Lebanon yang diumumkan Presiden Trump. Sebelumnya, setelah putaran pertama pembicaraan damai di Islamabad, Iran hanya membuka sebagian selat untuk kapal tertentu. Prospek putaran kedua negosiasi pada Minggu mendatang serta kemajuan terkait 450 kg uranium dengan tingkat kemurnian 60% yang disimpan di fasilitas bawah tanah Iran semakin memperkuat optimisme pasar terhadap potensi berakhirnya konflik.

Volatilitas terlihat jelas di berbagai pasar utama. Sumber: xStation

Informasi Perusahaan

  • Netflix (NFLX, -10%)  — Saham perusahaan streaming ini mencatat penurunan terbesar sejak Oktober setelah panduan Q2 mengecewakan: EPS diperkirakan sebesar 78 sen dibanding ekspektasi 84 sen menurut LSEG. Sentimen juga tertekan oleh pengumuman bahwa co-founder Reed Hastings akan mundur dari dewan pada Juni. Namun, sejumlah analis tetap merekomendasikan buy on dip, mengacu pada hasil Q1 yang solid dengan pendapatan $12,25 miliar (+16% y/y) yang melampaui konsensus $12,18 miliar. Netflix juga membatalkan rencana akuisisi Warner Bros. Discovery.

  • Ally Financial (ALLY) +4.27% — Saham bank ini naik setelah laporan Q1 melampaui ekspektasi laba: EPS sebesar $1,11 dibanding konsensus $0,93. Pendapatan sebesar $2,10 miliar sedikit di bawah estimasi $2,14 miliar, namun tidak menghalangi respons positif investor. Saham saat ini diperdagangkan di $41,96, di atas MA50 ($40,06), mengindikasikan momentum kenaikan berlanjut.

  • Oracle (ORCL, +3%)  — Saham naik 3% dan menuju sesi kenaikan keenam berturut-turut. Kenaikan lebih dari 30% dalam sepekan menjadi yang terbaik sejak 1999, didorong oleh sentimen positif terhadap AI dan kontrak cloud.

  • Affirm (AFRM, +3%) — Morgan Stanley menetapkan saham ini sebagai top pick, mengutip potensi pertumbuhan laba serta meredanya kekhawatiran di sektor private credit. Saham telah turun 19% sejak awal 2026, yang dinilai sebagai peluang masuk yang menarik oleh analis.

17 April 2026, 20.29

Oil Turun Tajam, Hormuz Dibuka Saat Gencatan

17 April 2026, 19.56

Oil Anjlok 11%, Hormuz Dibuka Kembali

17 April 2026, 19.25

Oil Turun 7% ke $90, Harapan Deal AS-Iran Tekan Harga

17 April 2026, 12.55

Market Wrap: Saham AS Stabil, Netflix Turun 9%

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.