Pekan baru di pasar saham Amerika Serikat dimulai dengan sentimen yang beragam. US100 naik sekitar 0,2–0,3% pada awal sesi perdagangan, US500 bergerak relatif datar, sementara US2000 melemah sekitar 0,7%.
Saat ini pasar menghadapi benturan antara tren bullish yang terus ditopang oleh sektor teknologi dan semakin banyaknya suara skeptis yang didorong oleh perkembangan terbaru dari Timur Tengah.
Meskipun sentimen pasar mengindikasikan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran telah atau akan segera tercapai, situasi di lapangan masih jauh dari pasti. Gencatan senjata tetap rapuh dan Selat Hormuz yang memiliki peran strategis bagi perdagangan energi global masih belum kembali beroperasi normal.
Bahkan pada malam sebelumnya, CENTCOM mengonfirmasi adanya serangan Iran terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait.
Data Makroekonomi
Di Amerika Serikat, investor akan mencermati rilis data aktivitas manufaktur melalui indeks ISM dan PMI.
Pasar memperkirakan:
- Indeks harga produsen (Prices Paid Index) naik menjadi 55,3 pada Mei.
- ISM Manufacturing Index diperkirakan meningkat menjadi 53 poin.
Data ini akan menjadi salah satu indikator utama untuk menilai kekuatan ekonomi AS sekaligus ekspektasi terhadap arah kebijakan Federal Reserve.
US100 (D1)
Indeks Nasdaq 100 mempertahankan momentum kenaikan yang kuat sejak berhasil keluar dari area terendah lokal pada Maret. Beberapa indikator teknikal menunjukkan:
- RSI masih berada pada level tinggi.
- MACD mulai mengalami normalisasi.
- Struktur EMA tetap menunjukkan tren bullish yang jelas.
Level teknikal penting yang perlu diperhatikan:
- Resistance utama: area retracement Fibonacci 23,6% di sekitar 30.485 poin.
- Support terdekat: sekitar 29.730 poin.
Apabila level Fibonacci 23,6% berhasil ditembus dalam waktu dekat, target berikutnya bagi pembeli berada di area 31.755 poin.
Sumber: xStation5
Berita Perusahaan
Saham Software Menguat: CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam salah satu pernyataannya menegaskan bahwa sektor perangkat lunak tidak menghadapi ancaman dari AI sebesar yang selama ini dikhawatirkan sebagian pelaku pasar. Komentar tersebut turut mendukung reli sejumlah saham software besar, termasuk:
- ServiceNow (NOW.US)
- Salesforce (CRM.US)
- Adobe (ADBE.US)
- Workday (WDAY.US)
- Palantir (PLTR.US)
Seluruh saham tersebut mencatat kenaikan yang solid pada perdagangan hari ini.
Nvidia (NVDA.US), Qualcomm (QCOM.US): Saham Qualcomm turun sekitar 7%, sementara Nvidia naik hampir 2%. Investor mulai mengkhawatirkan meningkatnya persaingan terhadap lini produk Snapdragon milik Qualcomm seiring masuknya Nvidia lebih agresif ke pasar komputasi berbasis Arm.
IBM (IBM.US): Saham IBM naik sekitar 8%. Menurut Bloomberg News, kenaikan tersebut dipicu oleh video terbaru yang menampilkan Donald Trump memberikan komentar positif mengenai CEO IBM, yang meningkatkan sentimen investor terhadap perusahaan.
BREAKING: Iran Hentikan Dialog dengan AS
Daily Summary: Reli AI Dorong Wall Street Kembali ke Zona Hijau
Harga Emas Anjlok ke Level Terendah Sejak Maret
Daily Summary – Wall Street Melemah Saat Ketegangan AS-Iran Naik
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.