- Semiconductor losses weigh on the Nasdaq 100, while major banks support the Dow Jones.
- JPMorgan, Citigroup, and Wells Fargo reported strong third-quarter lending revenue despite elevated interest rates.
- Microsoft shares gained over 1%, approaching their first record closing high in nearly a year.
- Fermi shares surged nearly 20% after securing an AMD credit support agreement for Project Matador.
- Semiconductor losses weigh on the Nasdaq 100, while major banks support the Dow Jones.
- JPMorgan, Citigroup, and Wells Fargo reported strong third-quarter lending revenue despite elevated interest rates.
- Microsoft shares gained over 1%, approaching their first record closing high in nearly a year.
- Fermi shares surged nearly 20% after securing an AMD credit support agreement for Project Matador.
Wall Street dibuka sedikit melemah hari ini. S&P 500 turun 0,1%, tetapi masih bertahan dekat rekor tertinggi.
Nasdaq 100 melemah 0,5%, terbebani sell-off lanjutan pada sektor semikonduktor setelah indeks SOXX turun sekitar 1,7%.
Sementara itu, Dow Jones menguat 0,1%, didukung laporan earnings kuartalan yang cukup positif dari sejumlah bank besar AS.
Gambar 1: Pemenang dan Pecundang S&P 500 (13.10.2026)
Sumber: XTB Research, 13.10.2026
Sell-Off Semikonduktor Berlanjut
ETF semikonduktor broad-market, iShares Semiconductor ETF atau SOXX, saat ini diperdagangkan lebih dari 18% di bawah puncak Juni dan kembali turun lebih dari 1,7% hari ini.
Perlu dicatat bahwa sebelumnya pada hari yang sama, indeks KOSPI Korea Selatan, yang memiliki bobot besar pada produsen memory chip, juga mengalami tekanan signifikan dengan turun sekitar 5,5%.
Tekanan tersebut terjadi setelah muncul laporan bahwa CXMT China mencapai terobosan teknologi dalam produksi memory chip, yang berpotensi menjadi ancaman langsung terhadap oligopoli tiga produsen DRAM terbesar, yaitu Samsung, SK Hynix, dan Micron.
Gambar 2: Pemenang dan Pecundang Nasdaq 100 (13.10.2026)
Sumber: XTB Research, 13.10.2026
Tidak mengherankan, Micron menjadi salah satu saham yang paling tertekan hari ini dengan turun sekitar 5,2%.
Produsen hard drive juga ikut terkoreksi, termasuk Seagate turun 3,6% dan Western Digital melemah 3,7%.
Sementara itu, tekanan pada sejumlah nama AI besar relatif lebih terbatas.
Nvidia turun 0,6%, Broadcom melemah 0,2%, dan AMD turun 1,2%.
Bank Membuka Earnings Season dengan Dampak Besar
JPMorgan, Citigroup, dan Wells Fargo melaporkan rekor revenue dari aktivitas lending pada kuartal ketiga, karena demand kredit masih tetap kuat meskipun suku bunga berada di level tinggi.
Goldman Sachs juga menonjol dengan performa kuat pada bisnis equities, yang tumbuh sekitar 3,5%.
Saham JPMorgan kembali ke zona positif dan naik sekitar 0,5% setelah sebelumnya sempat turun akibat hasil FICC atau Fixed Income, Currencies, and Commodities yang lebih lemah.
Sentimen terhadap saham membaik setelah perusahaan menaikkan guidance net interest income setahun penuh, yang diproyeksikan meningkat hampir US$10 miliar pada tahun depan.
Gambar 3: Dashboard JPMorgan Chase (2021–2026)
Sumber: XTB Research, 13.10.2026
Sementara itu, saham Citigroup dan Wells Fargo saat ini turun lebih dari 1%.
Meski earnings season dimulai dengan hasil yang cukup solid, sektor perbankan masih berada dalam fase technical correction.
iShares S&P US Banks ETF masih diperdagangkan lebih dari 10% di bawah high Agustus.
Untuk detail lebih lanjut, lihat artikel Mikołaj Sobierajski berjudul “Goldman Sachs Bersinar, JPMorgan Beri Kejutan, Wells Fargo Masih Menunggu Terobosan” yang kini tersedia di platform.
Microsoft Mendekati Rekor Tertinggi
Saham Microsoft naik lebih dari 1%, menempatkan saham tersebut dalam jalur menuju rekor penutupan tertinggi pertama dalam hampir satu tahun.
Rekor sebelumnya dicapai pada Oktober 2025.
Harga saham Microsoft telah melonjak lebih dari 50% dari titik terendah Juni, menambah hampir US$1,5 triliun terhadap market capitalization perusahaan.
Gambar 4: Dashboard Microsoft (2021–2026)
Sumber: XTB Research, 13.10.2026
Meski rally tersebut sangat kuat, kinerja Microsoft secara year-to-date sebesar +15,5% hanya sedikit lebih baik dibandingkan S&P 500 yang naik 14,5%, dan masih tertinggal dari Nasdaq 100 yang naik 21,5%.
Microsoft juga masih berada di bawah Meta (+18%), Apple (+28%), dan Nvidia (+19%), sehingga posisinya berada di kelompok tengah dalam jajaran Magnificent Seven.
Berita Perusahaan
VF Corp. ($VFC.US)
Saham grup apparel yang menaungi Vans, The North Face, dan Timberland mencatat kenaikan moderat setelah Piper Sandler dan Truist Securities menaikkan rekomendasi saham menjadi Buy.
Fokus pasar terutama tertuju pada brand Vans, yang diperkirakan mendekati titik perubahan penting dalam periode mendatang.
Johnson & Johnson ($JNJ.US)
Raksasa healthcare tersebut turun hampir 6% setelah merilis laporan earnings Q3.
Perusahaan memang menaikkan guidance earnings setahun penuh berkat demand kuat terhadap obat oncology dan immunology yang lebih baru.
Namun, performa divisi medical devices mengecewakan pasar.
Market Wrap: Kospi Anjlok 7%, AI dan Oil Tekan Pasar
CXMT Tekan Micron, Ancaman Baru untuk Industri Memory
Market Wrap: Wall Street Menguat Jelang Rilis Inflasi CPI AS
Marvell Bisa Jadi Penerima Manfaat Bottleneck AI Berikutnya
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.