Baca selengkapnya
20.08 · 25 September 2025

US100 Turun 0,7% 📉

Futures Nasdaq 100 (US100) turun >0,7% setelah data AS yang kuat memangkas peluang pelonggaran agresif The Fed tahun ini. GDP Q2 naik 3,8% (vs 3,3%), berbalik tajam dari -0,5% sebelumnya. Pesanan barang tahan lama (Agustus) juga melonjak ~3% m/m, mengalahkan ekspektasi -0,3% dan jauh lebih baik dari -2,7% bulan lalu.

  • Tak kalah penting, belanja konsumen +2,5% di Q2 (vs 1,6%; sebelumnya 0,5%). Klaim pengangguran—yang sempat dikhawatirkan dua pekan lalu di 263k—turun ke 218k (vs 233k; sebelumnya 232k). Dolar AS menguat merespons data yang bernuansa hawkish ini.
  • Di sisi lain, sikap Scott Bessent & Donald Trump soal suku bunga cukup jelas: kubu dovish hampir pasti mengambil alih The Fed tahun depan dan memotong suku. Pertanyaannya, apakah The Fed bisa “kebablasan” jika kembali fokus pada risiko inflasi namun justru memutuskan rangkaian pemotongan musim gugur ini?
  • Tampaknya ketidakpastian atas konsekuensi suku tinggi terlalu lama—karena takut inflasi bangkit lagi—mendorong investor mengurangi risiko di ekuitas, menekan indeks. Ironisnya, data kuat secara teori positif bagi Wall Street karena menurunkan risiko resesi pada fase siklus ini.

Schmid (The Fed) menyebut pasar tenaga kerja “seimbang” sementara inflasi masih terlalu tinggi—nada hawkish. Goolsbee membuka opsi pemotongan lebih tajam jika data AS menjadi “stagflationary”. Namun, dengan pertumbuhan ~3% y/y, klaim kuat, dan durables solid, istilah stagflasi tampak tidak pas saat ini.

Sekitar 20 menit jelang pembukaan Wall Street, US100 -0,7%+, sementara US2000 terkoreksi ~-1,5%—pelemahan lebih dalam di small caps.

 

Sumber: xStation5

15 April 2026, 18.05

Sektor Luxury Turun, AI Dorong Saham Teknologi

15 April 2026, 02.00

Daily Summary: Indeks saham AS menguat setelah data PPI

14 April 2026, 22.05

Wall Street Lanjut Naik

14 April 2026, 14.25

Market Wrap: Sentimen di Wall Street sedikit mereda, dolar AS berada di bawah tekanan

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.