Dalam beberapa pekan terakhir, pasar saham telah mengalami pembalikan sentimen dan tren jangka pendek yang cukup cepat. Selama tiga minggu terakhir, indeks luas S&P 500 telah kehilangan lebih dari 5%, sementara Nasdaq 100 turun lebih dari 7%.
- Meskipun tidak ada satu penyebab langsung untuk koreksi ini, dan musim laporan keuangan AS sejauh ini cukup solid, tampaknya alasan utamanya tetap sama: ketidakpastian mengenai kondisi ekonomi akibat kurangnya data terbaru (karena government shutdown), valuasi saham yang tinggi, serta risiko konsentrasi modal yang berlebihan pada kelompok saham tertentu.
- Investor mulai memperhitungkan skenario yang kurang optimistis dan ragu terhadap keberlanjutan reli AI, terlihat dari penurunan saham CoreWeave (CRWV.US) dan SoftBank Jepang — yang dianggap sebagai pemain paling agresif dalam industri infrastruktur kecerdasan buatan.
- Muncul pula kekhawatiran mengenai dampak shutdown pemerintah terhadap ekonomi, melemahnya sentimen konsumen, dan pelemahan pasar tenaga kerja. Salah satu indikasi jelas melemahnya kondisi tersebut adalah laporan terbaru Home Depot (HD.US), yang memberikan peringatan nyata akan perlambatan ekonomi.
- Dalam kondisi ini, FOMC mulai memberikan sinyal dalam beberapa minggu terakhir bahwa pemangkasan suku bunga pada Desember tidak sekuat yang sebelumnya diyakini pasar. Peluang pemangkasan suku bunga Desember telah turun dari sekitar 40% pekan lalu menjadi 20% pekan ini. Valuasi saham merespons sangat sensitif terhadap perubahan skenario tersebut.
Setelah indeks S&P 500 turun ke bawah 6.728 poin, dana CTA mulai bergabung sebagai penjual. Karena sifat strategi mereka, CTA tidak menekan pasar selama indeks berada di atas EMA 50 hari. Namun kini, strategi sistematis tersebut mempersempit peluang Wall Street untuk membalikkan sentimen secara cepat, karena CTA harus menjual “bersama pasar”. Dalam jangka pendek, hasil laporan Nvidia dan sikap FOMC — yang akan disampaikan bank sentral pada hari Rabu — menjadi indikator utama arah pasar selanjutnya.

Sumber: Goldman Sachs FICC
US500 (D1)
Futures pada S&P 500 (US500) turun lebih dari 1% hari ini, jatuh ke bawah EMA50.

Sumber: xStation5
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Daily summary: Data Lemah AS Tekan Wall Street, Logam Turun Lagi
US Open: Wall Street Naik Meski Data Lemah
Morning Wrap (10.02.2026)