Bursa Saham AS
- Pasar spot AS tutup hari ini karena libur panjang dalam rangka Labor Day.
- Futures indeks S&P 500 turun sekitar 0,2% di tengah perdagangan yang hati-hati dan volume rendah. Namun, kontrak saham teknologi menunjukkan gambaran yang berbeda, dengan US100 naik 0,3%, mengindikasikan bahwa setelah beberapa pekan mencatat kinerja yang lemah, sektor teknologi berpotensi kembali menarik minat investor.
- Meskipun NYSE Composite Index masih diperdagangkan dekat level tertinggi sepanjang masa, indikator market breadth menunjukkan pelemahan. Saat ini, kurang dari separuh saham konstituennya diperdagangkan di atas moving average 50 hari.
- Investor masih mencerna laporan pasar tenaga kerja Jumat yang jauh lebih kuat dari ekspektasi, dengan penambahan pekerjaan sebesar 162 ribu. Data tersebut mendorong probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada 16 September menjadi sedikit di atas 60%, dari sebelumnya sekitar 50%.
Nasdaq 100 masih diperdagangkan dalam kisaran sekitar satu standar deviasi negatif dari moving average enam bulan pada forward P/E ratio. Sumber: XTB Research
Jepang Bisa Jadi Masalah Baru untuk US Treasury
Market Wrap: NFP Kuat, Chip Asia Naik dan Minyak Dekati US$100
Daily Summary: NFP Kuat Tekan Pasar, Risiko Suku Bunga Naik
US OPEN: Wall Street Tertekan Usai NFP Kuat, Nasdaq Masih Bertahan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.