Baca selengkapnya
01.00 · 24 April 2026

Wall Street Melemah: Nasdaq Turun, Risiko Geopolitik Naik

 

  • Setelah awal perdagangan yang campuran, Wall Street beralih ke posisi defensif yang jelas. Nasdaq turun 1%, semakin terbebani oleh aksi jual di sektor software. Indeks small-cap Russell 2000 (-0,9%), S&P 500 (-0,7%), dan DJIA (-0,65%) juga bergerak di zona merah.
  • Penurunan indeks utama terutama didorong oleh kekhawatiran akan kembalinya aksi militer di Timur Tengah. Menteri Pertahanan Israel menyatakan bahwa negaranya siap melakukan serangan lanjutan terhadap Iran dan hanya menunggu persetujuan dari Amerika Serikat. Media Iran juga melaporkan aktivasi sistem pertahanan udara.
  • Aksi jual di sektor software dipicu oleh reaksi investor terhadap hasil ServiceNow (NOW.US: -19%), yang mengecewakan dalam hal monetisasi solusi AI. Pertumbuhan subscription sebesar 22% secara tahunan juga dinilai “cukup baik, tetapi tidak luar biasa”.
  • Indikator PMI awal AS untuk bulan April meningkat di atas ekspektasi, baik di sektor manufaktur (54 vs. perkiraan 52,5; level tertinggi dalam 4 tahun) maupun jasa (51,3 vs. perkiraan 50,6). Namun demikian, hasil ini sebagian besar didorong oleh komponen harga yang terus meningkat, menunjukkan tekanan inflasi yang lebih tinggi dalam aktivitas bisnis.
  • Meta (META.US), induk dari Facebook dan Instagram, mengumumkan pengurangan tenaga kerja sebesar 10% untuk meningkatkan efisiensi. Saham turun 2,5%.
  • Minyak Brent naik hampir 3,4%, diperdagangkan mendekati level psikologis $100 per barel. NATGAS turun 4,25% setelah rilis data persediaan EIA yang lebih tinggi dari ekspektasi. Emas kembali melemah (-0,75% ke $4705 per ounce).
23 April 2026, 13.49

Market Wrap: Gencatan senjata dorong kenaikan Wall Street, namun ketidakpastian politik tetap tinggi

23 April 2026, 02.01

Daily Summary: Gencatan sepihak cukup untuk mendorong Wall Street

22 April 2026, 22.22

BREAKING: Persediaan minyak melonjak tak terduga, saham energi terkoreksi tipis

22 April 2026, 02.05

Daily Summary: Saat harapan gencatan senjata memudar, pasar kehilangan momentum

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.