Penjualan ritel di Jerman turun sebesar -0,6% secara bulanan (MoM) pada Februari, jauh di bawah ekspektasi kenaikan 0,3%, setelah sebelumnya turun -0,9% pada Januari. Kontraksi yang berkelanjutan ini menunjukkan bahwa krisis energi menghantam di saat rumah tangga sudah mengurangi tingkat konsumsi yang tinggi, yang dapat sedikit meredakan tekanan inflasi tetapi sekaligus meningkatkan risiko resesi dan perlambatan ekonomi yang lebih dalam.
Kalender Ekonomi: Semua mata tertuju pada konsumen AS
BREAKING: GDP Inggris naik tak terduga
PPI AS Melonjak Tajam
Harga Minyak Bertahan Tinggi di Tengah Krisis Hormuz
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.