Perekrutan tenaga kerja masih bergerak tidak merata di berbagai sektor. Financial activities dan information services menjadi salah satu kontributor terkuat terhadap pertumbuhan pekerjaan, sementara sektor leisure and hospitality mencatat bulan keenam berturut-turut dengan perekrutan yang lemah.
“Laju perekrutan saat ini mencerminkan cerita dari dua sisi, yaitu pasokan dan permintaan. Kita tahu bahwa orang membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi ada juga tanda-tanda keterbatasan pasokan tenaga kerja di beberapa industri. Untuk saat ini, dampak keseluruhannya adalah perlambatan dalam penciptaan lapangan kerja,” ujar Dr. Nela Richardson, Chief Economist di ADP.
Sumber: ADP
Sumber: ADP
Sumber: ADP
BREAKING: Persediaan Minyak AS Turun, Harga WTI Tetap Tertekan
Emas Rebound ke $4.100 Setelah Warsh Redakan Kekhawatiran
US Open: Wall Street Melemah Saat Data AS Tekan Sentimen
Data ISM AS Melemah, Dolar Kembali Tertekan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.