Perekrutan tenaga kerja masih bergerak tidak merata di berbagai sektor. Financial activities dan information services menjadi salah satu kontributor terkuat terhadap pertumbuhan pekerjaan, sementara sektor leisure and hospitality mencatat bulan keenam berturut-turut dengan perekrutan yang lemah.
“Laju perekrutan saat ini mencerminkan cerita dari dua sisi, yaitu pasokan dan permintaan. Kita tahu bahwa orang membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi ada juga tanda-tanda keterbatasan pasokan tenaga kerja di beberapa industri. Untuk saat ini, dampak keseluruhannya adalah perlambatan dalam penciptaan lapangan kerja,” ujar Dr. Nela Richardson, Chief Economist di ADP.
Sumber: ADP
Sumber: ADP
Sumber: ADP
Stok AS Meledak, Brent Jatuh di Bawah US$88
PPI AS Jadi Fokus Baru setelah CPI Datar
Market Wrap: Nasdaq Lanjut Naik, Minyak Dekati US$89
Daily Summary: Nasdaq Naik, AI dan Chip Kembali Jadi Motor Pasar
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.