07.57 · 13 Agustus 2026

PPI AS Jadi Fokus Baru setelah CPI Datar

Data Consumer Price Index atau CPI AS kemarin tidak memberikan volatilitas sebesar yang mungkin diharapkan investor, terutama setelah laporan NFP Jumat lalu yang tidak sejalan dengan nada hawkish dari The Fed. Dengan CPI yang tidak memberikan kejutan, laporan makro berikutnya berpotensi menarik lebih banyak perhatian investor yang mencari arah lebih jelas mengenai kebijakan moneter AS. Inflasi tetap menjadi fokus, tetapi hari ini giliran inflasi produsen atau PPI yang menjadi pusat perhatian. Pasar berpotensi mencari sinyal mengenai seberapa jauh kenaikan harga energi mulai diteruskan ke berbagai sektor. Di AS, data Initial Jobless Claims dan laporan persediaan gas alam juga akan dirilis.

Kalender Makroekonomi

Amerika Serikat

  • Pidato anggota FOMC Beth Hammack
  • Inflasi PPI (y/y) Juli. Konsensus: 4,9% | Sebelumnya: 5,5%
  • Inflasi PPI (m/m) Juli. Konsensus: 0,2% | Sebelumnya: -0,3%
  • Core PPI (y/y) Juli. Konsensus: 4,2% | Sebelumnya: 4,7%
  • Core PPI (m/m) Juli. Konsensus: 0,3% | Sebelumnya: 0,2%
  • Initial Jobless Claims. Konsensus: 202 ribu | Sebelumnya: 199 ribu
  • Pidato anggota FOMC Thomas Barkin
  • Perubahan Persediaan Gas Alam EIA. Konsensus: 31 Bcf | Sebelumnya: 33 Bcf

Earnings Utama

  • JD.com, sebelum pembukaan pasar - menjadi rilis penting untuk menilai kondisi konsumen China.
  • Applied Materials, setelah penutupan pasar - pemasok utama peralatan semikonduktor. Laporannya akan memberi gambaran mengenai demand untuk ekspansi lanjutan infrastruktur teknologi.
  • Nu Holdings, sebelum pembukaan pasar
23 September 2026, 20.51

PMI AS Melonjak, Ekspektasi Fed Makin Ketat

23 September 2026, 17.23

AS Batasi Ekspor Diesel, Harga Bisa Turun?

23 September 2026, 16.43

OECD Naikkan Proyeksi Global Berkat AI

23 September 2026, 13.22

Kalender Ekonomi: PMI AS dan Eropa Jadi Fokus

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.