Apple (AAPL.US) melaporkan hasil kuartalan terbarunya, namun reaksi pasar relatif datar — saham hampir tidak bergerak dalam perdagangan after-hours. Secara keseluruhan, laporan ini terlihat solid. Yang paling penting, segmen services dengan margin tinggi jelas melampaui ekspektasi, sementara permintaan iPhone menjadi satu-satunya sedikit kekecewaan di sisi produk. Penjualan di China tercatat lebih kuat dari perkiraan.
Kinerja Keuanga
- Pendapatan: $111,18 miliar vs $109,66 miliar ekspektasi → melampaui
- EPS: $2,01 vs $1,95 ekspektasi → melampaui
- Margin kotor: 49,27% vs 48,38% ekspektasi
Kinerja Berdasarkan Segmen Bisnis
- iPhone: $56,99 miliar vs $57,21 miliar ekspektasi → sedikit di bawah
- Services: $30,98 miliar vs $30,39 miliar ekspektasi → melampaui
- Mac: $8,40 miliar vs $8,02 miliar ekspektasi → melampaui (didukung MacBook Neo)
- iPad: $6,91 miliar vs $6,66 miliar ekspektasi → melampaui
- Wearables: $7,90 miliar vs $7,70 miliar ekspektasi → melampaui
- Greater China: $20,50 miliar vs $19,45 miliar ekspektasi → melampaui
- Pendapatan Americas: $45,09 miliar vs $45,82 miliar ekspektasi → di bawah
- Total biaya operasional: $18,90 miliar vs $18,47 miliar ekspektasi → di atas
Tim Cook terkait iPhone: “Permintaan sangat tinggi, namun kami saat ini menghadapi beberapa kendala di rantai pasok (...) Kekurangan chip memengaruhi total penjualan.”
Tambaha
- Program buyback saham sebesar $100 miliar disetujui
- Dividen: $0,27 per saham
Apple (H1 timeframe)
Selama sesi Kamis, saham mengalami koreksi menuju area support pada exponential moving average periode 50 di grafik per jam.

Sumber: xStation5
Daily Summary: Nasdaq Naik, AI dan Chip Kembali Jadi Motor Pasar
Temasek Bidik Chip Memori, Saham AI Melonjak
US Open: CPI Reda, Saham AI Kembali Jadi Mesin Wall Street
CPI AS Jadi Ujian Besar bagi The Fed Hari Ini
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.