European Central Bank (ECB) mempertahankan suku bunga di level 2% sambil memantau kebijakan bank sentral lainnya. Bank tersebut merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi, namun tidak memberikan komitmen terhadap jalur suku bunga tertentu. ECB menegaskan komitmennya untuk menjaga inflasi tetap pada target. Konflik di Timur Tengah menciptakan risiko kenaikan inflasi, dan pasar melihat ketegangan tersebut sebagai guncangan energi.
-
Inflasi tahun 2028 (tidak termasuk makanan dan energi) diperkirakan sebesar 2,1% dibandingkan sebelumnya 2%.
-
Proyeksi pertumbuhan PDB direvisi menjadi 0,9% dibandingkan 1,2% sebelumnya.
-
ECB: pertumbuhan PDB 2027 diperkirakan sebesar 1,3% (dibandingkan 1,4% sebelumnya).
-
ECB: pertumbuhan PDB 2028 sebesar 1,4% (tidak berubah dari sebelumnya).
-
ECB: inflasi 2026 diperkirakan mencapai 2,8% seiring lonjakan harga energi.
-
ECB: pendekatan berbasis data tetap digunakan; transmisi kebijakan moneter tetap kuat.
-
ECB: implikasi kebijakan bergantung pada intensitas dan durasi konflik.
-
ECB: berada dalam posisi yang baik untuk menghadapi ketidakpastian saat ini.
-
ECB: ekspektasi inflasi jangka panjang tetap terjaga dengan baik.
-
ECB mempertahankan tiga suku bunga utama tidak berubah.
-
ECB: ekonomi menunjukkan ketahanan dalam beberapa kuartal terakhir.
-
ECB: perang meningkatkan risiko inflasi sekaligus menekan prospek pertumbuhan.
-
ECB: pendekatan berbasis data akan membantu menentukan kebijakan sesuai kebutuhan.
ECB: Risiko inflasi naik, Pertumbuhan melemah
Data makro AS positif, bursa saham Wall Street melemah tipis ๐ฉ
Bank sentral tertekan shock minyak, BoJ "hawkish"
Kalender Ekonomi: Rangkaian keputusan bank sentral di Eropa ๐