Data NFP Mei Jauh Melampaui Ekspektasi Pasar
14:30 CET – Amerika Serikat: Non-Farm Payrolls (NFP) Mei
Non-Farm Payrolls
- Aktual: 172 ribu
- Konsensus: 88 ribu
- Sebelumnya: 115 ribu
Private Payrolls
- Aktual: 120 ribu
- Konsensus: 89 ribu
- Sebelumnya: 123 ribu
Government Payrolls
- Aktual: 52 ribu
- Sebelumnya: -8 ribu
Tingkat Pengangguran
- Aktual: 4,3%
- Konsensus: 4,3%
- Sebelumnya: 4,3%
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
- Aktual: 61,8%
- Konsensus: 61,8%
- Sebelumnya: 61,8%
Rata-rata Upah Per Jam (Average Hourly Earnings) YoY
- Aktual: 3,4%
- Konsensus: 3,4%
- Sebelumnya: 3,6%
Sumber: XTB Research, data from Bloomberg.
Non-Farm Payrolls (NFP) bertambah 172 ribu pekerjaan, hampir dua kali lipat dari konsensus yang berada di angka 88 ribu. Tingkat pengangguran tetap stabil di 4,3%, sesuai ekspektasi ekonom.
Sementara itu, pertumbuhan rata-rata upah per jam juga sesuai perkiraan pasar, naik 0,3% secara bulanan dan 3,4% secara tahunan. Secara keseluruhan, laporan ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja Amerika Serikat masih berada dalam kondisi yang relatif solid meskipun terdapat berbagai kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi.
Poin paling penting dari laporan kali ini bukan hanya angka utama NFP yang kuat, tetapi juga revisi naik yang signifikan terhadap data bulan-bulan sebelumnya. Data Maret direvisi naik dari 178 ribu menjadi 185 ribu pekerjaan. Sementara itu, angka April direvisi secara signifikan dari 115 ribu menjadi 179 ribu pekerjaan. Revisi tersebut memperkuat narasi bahwa pasar tenaga kerja AS masih jauh lebih tangguh dibandingkan yang sebelumnya diperkirakan. Bagi Federal Reserve, perkembangan ini dapat menjadi alasan tambahan untuk mempertahankan pendekatan yang lebih berhati-hati terhadap pelonggaran kebijakan moneter.
Setelah publikasi data yang lebih kuat dari ekspektasi, Indeks Dolar AS (USDIDX) berhasil menghapus seluruh pelemahan sebelumnya. Sebelum rilis data, indeks dolar sempat turun sekitar 0,2%, namun setelah laporan diterbitkan pergerakannya kembali mendekati area netral. Pada saat yang sama, kontrak berjangka indeks saham Amerika Serikat bergerak melemah karena prospek pasar tenaga kerja yang lebih kuat mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Pasar kini mulai memperhitungkan kemungkinan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama dibandingkan yang sebelumnya diharapkan investor.
NFP AS Melonjak, Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Menguat
Kalender Ekonomi: Fokus Pasar Tertuju pada Data NFP AS
Kalender Ekonomi: US500 Terhenti, Fokus ke Data AS dan Earnings
Market Wrap: Harga Minyak Melemah Saat Negosiasi Iran Jadi Sorotan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.