- Pertumbuhan tahunan kuartal kedua (rilis awal): 3.0% (Ekspektasi: 2.4%; Sebelumnya: -0.5%)
- Indeks belanja konsumsi pribadi inti (core PCE, kuartalan): 2.5% (Ekspektasi: 2.4%; Sebelumnya: 3.5%)
- Indeks harga belanja konsumen: 2.1% (Sebelumnya: 3.7%)
- Deflator GDP: 2.0% (Ekspektasi: 2.2%; Sebelumnya: 3.8%)
- Konsumsi: 1.4% (Ekspektasi: 1.5%; Sebelumnya: 0.5%)
Seperti yang diperkirakan, kontribusi terbesar berasal dari sektor ekspor bersih, yang menyumbang hampir 5% — jauh lebih tinggi dari perkiraan yang hanya sedikit di atas 4%. Selain itu, terjadi penurunan signifikan dalam persediaan dan konsumsi tetap solid, meskipun sedikit lebih lambat dibandingkan rata-rata dalam beberapa tahun terakhir. Namun, perlu dicatat bahwa pembacaan GDP kuartal pertama dan kedua sangat terdistorsi oleh faktor perdagangan dan persediaan. Jika kedua faktor ini dihilangkan, maka angka pertumbuhan tidak akan setinggi itu.
Nasdaq 100 capai rekor baru
Kalender Ekonomi: Earnings, Sentimen, dan Risiko Global
Penjualan Ritel UK Mengejutkan Pasar dengan Hasil Positif💡
Market Wrap: Optimisme Relatif Kembali ke Pasar
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.