00.32 · 17 April 2026

BREAKING: Potensi Kesepakatan AS-Iran 6 Bulan, Harga Minyak Naik

Para pemimpin negara Teluk Arab dan Eropa memperkirakan bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran dapat memakan waktu sekitar enam bulan untuk difinalisasi. Mereka mendorong kedua pihak untuk memperpanjang gencatan senjata saat ini guna memberikan lebih banyak waktu bagi proses negosiasi.

  • Negara-negara Teluk masih meyakini bahwa Iran sedang mengembangkan kemampuan senjata nuklir, meskipun telah terjadi serangan terbaru oleh AS dan Israel.
  • Menurut pejabat regional, setiap kesepakatan harus mencegah Iran memperkaya uranium serta melarang penggunaan rudal balistik jarak jauh.
  • Para pemimpin Teluk pada umumnya menolak kembalinya konflik militer dan lebih memilih solusi diplomatik yang dipimpin oleh Amerika Serikat.
  • Tuntutan utama dalam jangka pendek adalah pembukaan kembali Selat Hormuz guna memulihkan aliran energi global.
  • Para pejabat secara tertutup memperingatkan bahwa krisis pangan global dapat muncul jika jalur perairan tersebut tetap tertutup hingga bulan depan.
  • Harga energi berpotensi meningkat lebih lanjut jika konflik berlanjut melewati timeline negosiasi yang diusulkan.

Harga minyak saat ini kembali menguat dan bergerak menuju $100 per barel, yang menunjukkan bahwa tekanan di pasar energi masih jauh dari mereda.

 

Sumber: xStation5

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

22 Juli 2026, 13.30

Market Wrap: Nasdaq Naik, Minyak Brent Tembus $92

22 Juli 2026, 01.02

Daily Summary: Nasdaq Naik 2%, Saham Teknologi Menguat

21 Juli 2026, 22.11

Blokade Laut Merah Belum Cukup Dorong Harga Minyak

21 Juli 2026, 20.47

US Open: Saham Chip Pimpin Penguatan Pasar AS

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.