17.12 · 3 September 2026

Broadcom Tumbuh 86%, Tapi Pasar Masih Mengharapkan Lebih

Broadcom menutup kuartal ketiga tahun fiskal 2026 dengan hasil yang secara operasional sulit disebut selain luar biasa. Revenue mencapai US$29,59 miliar, naik 86% secara tahunan dan melampaui ekspektasi analis. Pertumbuhan laba bahkan jauh lebih impresif.

Angka Utama:

  • Revenue: US$29,59 miliar, naik 86% secara tahunan
  • GAAP operating income: US$15,96 miliar, naik 171% secara tahunan
  • GAAP net income: US$13,09 miliar, naik 216% secara tahunan
  • GAAP earnings per share: US$2,68, naik 215% secara tahunan
  • Cash flow from operations: US$14,20 miliar, naik 98% secara tahunan
  • Free cash flow: US$13,67 miliar, naik 95% secara tahunan

Hal yang paling menonjol adalah lonjakan besar pada kinerja tersebut tidak berasal dari satu faktor non-recurring. Tidak ada transaksi maupun pendapatan luar biasa pada kuartal ketiga yang bisa menjelaskan kenaikan operating income sebesar 171% dan net income sebesar 216% secara tahunan.

Tarif pajak efektif yang lebih rendah memang memberikan sedikit dampak positif terhadap laba bersih, tetapi kontribusinya relatif kecil dibandingkan skala peningkatan kinerja secara keseluruhan. Dengan demikian, pendorong utama pertumbuhan Broadcom tetap berasal dari lonjakan penjualan dan tingginya profitabilitas bisnis inti perusahaan.

Sumber utama pertumbuhan ini tetap berasal dari penjualan chip untuk infrastruktur komputasi. Revenue segmen Semiconductor Solutions mencapai US$20,84 miliar, naik 127% dibandingkan kuartal ketiga tahun sebelumnya.

Penjualan chip data center mencatat pertumbuhan yang jauh lebih kuat. Revenue segmen ini mencapai US$16,7 miliar pada kuartal ketiga, melonjak 221% secara tahunan dan naik 54% dibandingkan kuartal kedua tahun fiskal 2026.

Broadcom memperkirakan revenue data center akan meningkat menjadi US$21,7 miliar pada kuartal keempat. Jika tercapai, angka tersebut berarti pertumbuhan sekitar 30% secara kuartalan dan 236% secara tahunan.

Masalah utama dari perspektif investor bukan kualitas kuartal yang baru saja berakhir, melainkan seberapa tinggi ekspektasi terhadap kuartal berikutnya. Broadcom memperkirakan revenue kuartal keempat sekitar US$34,8 miliar, naik 93% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Guidance tersebut sebenarnya sangat kuat. Namun, angka itu tetap belum cukup untuk memenuhi ekspektasi pasar yang sudah terlanjur sangat tinggi. Inilah yang menjelaskan mengapa reaksi awal investor justru negatif, meskipun Broadcom masih memperkirakan revenue hampir dua kali lipat dibandingkan setahun sebelumnya.

Yang lebih menarik daripada guidance satu kuartal adalah outlook Broadcom untuk beberapa tahun ke depan. Perusahaan memperkirakan revenue chip data center sekitar US$58 miliar pada tahun fiskal 2026, sekitar US$115 miliar pada 2027, dan bahkan mencapai US$230 miliar pada 2028.

Target tersebut mengimplikasikan pertumbuhan sekitar 98% pada 2027 dibandingkan 2026, kemudian kembali meningkat hampir 100% pada 2028 dibandingkan 2027. Dengan asumsi seagresif ini, pasar secara alami akan menuntut konfirmasi secara konsisten melalui hasil aktual perusahaan.

Justru potensi pertumbuhan jangka panjang inilah yang dapat menjadi faktor lebih penting bagi pemegang saham dibandingkan selisih beberapa miliar dolar pada guidance satu kuartal. Broadcom tidak lagi sekadar menggambarkan periode singkat pertumbuhan luar biasa, tetapi mulai menunjukkan rencana untuk memperbesar skala bisnis infrastruktur komputasinya beberapa kali lipat.

Namun, target yang sangat ambisius juga memperbesar risiko kekecewaan. Risiko tersebut terutama akan meningkat jika investasi dari pelanggan terbesar Broadcom mulai melambat atau persaingan dari chip yang dikembangkan sendiri oleh para hyperscaler menjadi lebih kuat dari perkiraan.

Broadcom memberikan laporan keuangan yang sangat kuat, sementara reaksi negatif pasar terutama mencerminkan fakta bahwa ekspektasi investor sudah lebih tinggi lagi. Pertumbuhan revenue sebesar 86%, operating income 171%, dan net income 216% secara tahunan, ditambah free cash flow sebesar US$13,67 miliar, menunjukkan skala pertumbuhan Broadcom yang saat ini luar biasa.

Bagi investor, pertanyaan utama sekarang adalah apakah Broadcom mampu mempertahankan laju ekspansi yang cukup tinggi untuk memenuhi target sangat ambisius pada 2027 dan 2028. Dalam konteks tersebut, guidance satu kuartal yang sedikit lebih rendah dari ekspektasi lebih tepat dilihat sebagai konsekuensi dari standar pasar yang sangat tinggi, bukan sebagai tanda bahwa fundamental bisnis Broadcom mulai melemah.

Sumber: xStation5

3 September 2026, 16.18

Chevron Taruh US$7 Miliar di Venezuela, Mesin Growth Baru?

3 September 2026, 13.30

Market Wrap: Wall Street Rebound, Fokus Mulai Beralih ke NFP

3 September 2026, 13.13

Snowflake Naik 22%: AI Melesat, Tapi Margin Mulai Tertekan

3 September 2026, 09.08

Daily Summary: Wall Street Menguat Tipis Jelang Earnings Broadcom

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.