15.39 · 26 Agustus 2026

China Balik Lagi, Apakah Turnaround Estée Lauder Akhirnya Nyata?

China Balik Lagi, Apakah Turnaround Estée Lauder Akhirnya Nyata?

Setelah tiga tahun revenue turun berturut-turut, raksasa kecantikan prestige ini akhirnya kembali mencetak pertumbuhan. Saham Estée Lauder bahkan sempat melonjak sekitar 18% intraday setelah laporan FY2026 dirilis pada 19 Agustus, sebelum menutup sesi dengan kenaikan 16,3% di US$98,01.

Ada alasan kenapa pasar bereaksi sekeras itu terhadap laporan FY2026 Estée Lauder. Bukan semata karena revenue kembali naik atau EPS melampaui konsensus, tetapi karena dua area yang selama beberapa tahun menjadi beban terbesar perusahaan, yaitu China dan travel retail Asia, akhirnya menunjukkan pemulihan secara bersamaan.

Yang lebih penting, perbaikannya tidak berhenti di top line. Estée Lauder juga mulai menunjukkan ekspansi margin yang cukup signifikan, membuat cerita turnaround kali ini terlihat lebih kuat dibandingkan sekadar rebound penjualan dari basis rendah.

Cerita China: Bukan Sekadar Rebound dari Titik Terendah

Mainland China tumbuh 9% secara organik sepanjang FY2026, jauh melampaui Americas dan EUKEM yang masing-masing hanya tumbuh 1%. Reported sales China bahkan naik 12% menjadi US$3,06 miliar.

Tapi angka pertumbuhan saja belum cukup untuk membuktikan turnaround. Yang membuat cerita China kali ini lebih menarik adalah Estée Lauder mencatat market share gains selama enam kuartal berturut-turut, dengan manajemen mengatakan perusahaan berhasil mengambil pangsa pasar di setiap kategori. Pada kuartal terakhir FY2026, 11 brand membukukan pertumbuhan retail sales di China dan enam di antaranya tumbuh double-digit.

Momentum tersebut juga mulai tersebar ke lebih banyak brand. La Mer tetap mencatat performa kuat, sementara Le Labo tumbuh lebih dari 50% di China sepanjang tahun. Estée Lauder juga mengatakan sekitar 30% inovasi globalnya kini berasal dari pengembangan "China for China" melalui pusat R&D di Shanghai, menunjukkan bahwa strategi pemulihan tidak hanya mengandalkan recovery permintaan.

Di momen belanja besar seperti 11.11 dan 6.18, portofolio Estée Lauder meraih posisi nomor satu dalam Prestige Beauty serta Luxury and Prestige Fragrance di sejumlah brand dan platform, dipimpin Estée Lauder, La Mer, dan Jo Malone London. Ini memberikan sinyal bahwa pemulihan China mulai datang bersama peningkatan daya saing brand.

Travel retail Asia juga ikut membaik. Korea dan Hong Kong diuntungkan oleh perubahan strategi retailer menuju model duty-free yang lebih menguntungkan dan berkurangnya diskon agresif, sementara Hainan mencatat perbaikan retail sales berkat kenaikan traffic dan aktivasi ritel yang lebih efektif.

Performa Estée Lauder FY2026, tahun fiskal berakhir Juni 2026. Adjusted Operating Income mengecualikan restrukturisasi, impairment, dan item non-recurring. Data berdasarkan laporan resmi The Estée Lauder Companies.

Yang Bikin Ini Lebih Meyakinkan: Margin, Bukan Cuma Revenue

Kalau turnaround hanya soal revenue naik, ceritanya belum terlalu istimewa. Yang membuat FY2026 berbeda adalah kualitas pemulihan di sisi profitabilitas, dengan adjusted operating margin melebar 320 basis poin dari 8% menjadi 11,2% dan adjusted operating income naik 47% menjadi US$1,69 miliar.

Profit Recovery and Growth Plan atau PRGP menjadi salah satu pendorong utama. Estée Lauder memperkirakan program tersebut menghasilkan gross benefits sekitar US$1,2 miliar dan net reduction sekitar 10.000 posisi, sementara consumer-facing investment tetap dinaikkan 7% sepanjang FY2026. Dengan kata lain, penghematan tidak hanya digunakan untuk mempercantik laba, tetapi sebagian dialihkan kembali untuk mendukung pertumbuhan.

Di China sendiri, adjusted operating income melonjak 92% menjadi US$373 juta. Sekilas, perbandingan dengan pertumbuhan organic sales 9% terlihat seperti operating leverage yang sangat kuat, tetapi angka ini perlu dibaca lebih hati-hati.

Manajemen menjelaskan bahwa kenaikan profit China tidak hanya berasal dari sales dan efisiensi, tetapi juga mendapat keuntungan dari perbedaan waktu pengakuan subsidi pemerintah lokal serta perubahan kebijakan pada FY2025. Jadi, tidak tepat jika seluruh kenaikan operating income 92% dianggap sebagai operating leverage murni.

Meski begitu, gambaran perusahaan secara keseluruhan tetap menunjukkan perbaikan kualitas earnings. Adjusted EPS FY2026 naik 66% menjadi US$2,51, gross margin naik 150 basis poin menjadi 75,5%, dan kuartal keempat menjadi kuartal keempat berturut-turut dengan pertumbuhan organic sales positif.

Valuasi dan Risiko: Sudah Di-price-in?

Manajemen cukup percaya diri memasuki FY2027. Estée Lauder mempertahankan outlook organic net sales growth sebesar 3% hingga 5% dan menaikkan target adjusted operating margin menjadi 12,7% hingga 13,5%, dari proyeksi awal 12,5% hingga 13,0%.

Adjusted EPS FY2027 diproyeksikan berada di US$3,10 hingga US$3,35, setara pertumbuhan 24% hingga 34% dibanding FY2026. Fragrance dan skincare diperkirakan terus tumbuh, sementara makeup ditargetkan kembali ke pertumbuhan positif.

Tapi di sinilah investor perlu realistis. Saham EL sudah melanjutkan rally setelah earnings dan ditutup di US$104,85 pada 25 Agustus 2026, sekitar 24% lebih tinggi dibanding penutupan sebelum laporan keuangan. Berdasarkan guidance adjusted EPS FY2027 perusahaan, harga tersebut setara sekitar 31 sampai 34 kali earnings, sehingga sebagian ekspektasi turnaround jelas sudah masuk ke valuasi.

Risiko juga belum hilang. Estée Lauder mencatat gross impact dari incremental tariffs sebesar US$102 juta pada FY2026, meskipun US$38 juta telah ter-offset oleh refund, sementara konflik Timur Tengah juga sempat menekan sales dan EPS pada kuartal keempat.

Untuk FY2027, manajemen saat ini tidak memperkirakan konflik Timur Tengah memberikan dampak material, tetapi guidance tersebut juga mengasumsikan tidak adanya pemburukan kondisi geopolitik, tarif, maupun consumer sentiment. Di China, tantangan berikutnya adalah mempertahankan pertumbuhan ketika basis pembanding mulai lebih tinggi.

Pertanyaan besarnya karena itu bukan lagi sekadar apakah turnaround Estée Lauder nyata. Yang lebih penting adalah apakah kecepatan pemulihan tersebut cukup kuat untuk memenuhi ekspektasi yang sekarang sudah tercermin dalam valuasi sahamnya.

Takeaway untuk Investor

Turnaround Estée Lauder sekarang punya bukti yang lebih kuat dibanding setahun lalu. China kembali tumbuh, market share terus meningkat, travel retail membaik, dan yang paling penting, adjusted operating margin sudah naik dari 8% menjadi 11,2%.

Namun, satu blind spot yang perlu dihindari adalah menganggap semua angka FY2026 akan berulang dengan kecepatan yang sama. Lonjakan profit China sebagian terbantu faktor subsidi, sementara saham EL sudah mengalami rerating signifikan dan diperdagangkan pada sekitar 31 sampai 34 kali guidance adjusted EPS FY2027.

Jadi, cerita berikutnya bukan lagi “apakah Estée Lauder bisa turnaround?” Data FY2026 mulai menjawab iya. Pertanyaan yang lebih relevan sekarang adalah seberapa sustainable pertumbuhan China dan ekspansi margin tersebut, serta apakah hasil FY2027 cukup kuat untuk membenarkan valuasi yang sudah kembali premium.

26 Agustus 2026, 14.57

China Mulai Mengganggu Dominasi Memory Chip

26 Agustus 2026, 14.15

Tiga Saham Tambang, Tiga Taruhan Berbeda pada Rally Komoditas

26 Agustus 2026, 12.15

Konsumen AS Cemas, Saham Apa yang Terancam?

25 Agustus 2026, 21.37

US Open: Nasdaq Rebound, Saham AI Menguat Jelang Nvidia

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.