00.40 · 23 Juni 2026

Daily Summary: Alphabet dan SpaceX Seret Wall Street Lebih Rendah

📈 Wall Street Kehilangan Momentum

 

Sesi perdagangan AS mencatat koreksi moderat setelah optimisme awal pekan mulai mereda. Dow Jones menjadi satu-satunya indeks utama yang masih bertahan di atas level pembukaan.

Sementara itu S&P 500 bergerak sedikit di bawah penutupan sebelumnya, dan Nasdaq turun lebih dari 1%.

Investor mulai mengurangi eksposur risiko setelah reli yang didorong oleh harapan de-eskalasi geopolitik dalam beberapa hari terakhir.

Alphabet Tertekan oleh Kekhawatiran Talenta AI

Alphabet (GOOGL.US) menjadi salah satu saham dengan kinerja terburuk di S&P 500 dan Nasdaq setelah turun lebih dari 5%. Tekanan muncul akibat laporan hengkangnya sejumlah tokoh penting di divisi AI perusahaan. Nama yang menjadi sorotan antara lain:

  • Noam Shazeer yang berpindah dari Gemini ke OpenAI.
  • John Jumper yang meninggalkan DeepMind untuk bergabung dengan Anthropic.

Perpindahan talenta tersebut meningkatkan kekhawatiran investor bahwa Google mulai kehilangan posisi kompetitif dalam perlombaan AI.

SpaceX Perpanjang Koreksi

SpaceX memperpanjang pelemahan menjadi tiga sesi berturut-turut. Saham turun sekitar 10% pada perdagangan hari ini. Setelah sempat melampaui kapitalisasi pasar Microsoft dan Amazon sesaat setelah IPO, investor kini mulai melakukan aksi ambil untung.

Di saat yang sama, perusahaan mengumumkan:

  • Posisi kas lebih dari US$100 miliar.
  • Rencana penerbitan obligasi baru.

Pasar menafsirkan langkah tersebut sebagai bagian dari strategi pendanaan untuk ekspansi berikutnya, khususnya di bidang infrastruktur dan AI.

 

🌍 Geopolitik

 

Negosiasi AS-Iran Menunjukkan Kemajuan

Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Swiss masih menjadi perhatian utama pasar global. Menurut berbagai laporan media, pembicaraan berlangsung selama sekitar 18 jam. Kedua pihak menyebut hasil perundingan tersebut sebagai kemajuan penting menuju kesepakatan yang lebih komprehensif. Meski demikian, sejumlah detail utama masih harus diselesaikan.

Jalur Menuju Kesepakatan 60 Hari

Wakil Presiden AS J.D. Vance menyatakan bahwa negosiasi telah menghasilkan "kemajuan besar." Ia juga mengonfirmasi bahwa salah satu elemen penting dalam kesepakatan awal adalah kembalinya inspektur nuklir PBB untuk mengawasi implementasi kesepakatan.

Selain itu, kedua pihak telah menyetujui:

  • Kerangka negosiasi selama 60 hari.
  • Tahapan menuju perjanjian final.
  • Pelonggaran Sanksi Minyak Menjadi Fokus

Salah satu isu terpenting dalam pembicaraan adalah ekspor minyak Iran. Amerika Serikat dilaporkan setuju untuk menangguhkan sebagian pembatasan yang ada. Langkah tersebut bertujuan memungkinkan Iran kembali mengekspor minyak secara legal dengan mekanisme yang mendekati kondisi pasar normal.

Media juga melaporkan adanya rancangan awal yang mencakup sistem lisensi ekspor minyak dan juga pelonggaran tekanan finansial secara bertahap. Iran menegaskan bahwa prioritas utama mereka tetap berada pada pemulihan ekonomi dan normalisasi ekspor energi.

Isu Pengawasan Nuklir Tetap Menjadi Bagian Penting

Donald Trump melalui unggahan di Truth Social menyatakan bahwa Iran akan menyetujui "inspeksi senjata yang diperluas." Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa kesepakatan yang sedang dibahas tidak hanya menyangkut ekspor minyak, tetapi juga pengawasan program nuklir dan infrastruktur militer Iran. Teheran belum memberikan tanggapan langsung terhadap pernyataan tersebut.

Namun secara umum pasar melihat dua pilar utama dalam negosiasi saat ini:

  • Pilar Pertama
  • Pengawasan nuklir.
  • Inspeksi internasional.
  • Pilar Kedua
  • Pelonggaran sanksi.
  • Pemulihan ekspor minyak Iran.

Meski kemajuan telah dicapai, proses negosiasi masih berada pada tahap awal dan banyak detail penting yang belum disepakati.

Inggris Tidak Banyak Mempengaruhi Pasar

Di Eropa, perhatian tambahan sempat tertuju pada pengunduran diri Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Namun reaksi pasar relatif terbatas dan tidak menimbulkan gejolak signifikan.

 

🛢️ Komoditas

 

Emas dan Perak Bergerak Berlawanan

Sentimen di pasar logam mulia terlihat beragam.

  • Emas turun sekitar 1% dan menguji area US$4.200 per ons.
  • Perak naik sekitar 1% dan mendekati US$65.

Perbedaan kinerja ini menunjukkan investor masih melakukan penyesuaian posisi terhadap prospek inflasi dan suku bunga global.

Minyak Turun Lebih dari 3%

Harga minyak menjadi salah satu aset yang paling sensitif terhadap perkembangan negosiasi AS-Iran. Meningkatnya harapan terhadap kesepakatan dan potensi pelonggaran sanksi membuat harga minyak terkoreksi tajam. Pergerakan terbaru menunjukkan:

  • Brent turun di bawah US$78 per barel.
  • WTI turun di bawah US$74 per barel.

Pasar mulai memperhitungkan kemungkinan bertambahnya pasokan minyak global apabila Iran kembali meningkatkan ekspornya.

 

22 Juni 2026, 14.23

Selat Hormuz Kembali Stabil, Risiko Energi Belum Hilang

22 Juni 2026, 12.33

Market Wrap: Fokus Pasar Beralih ke PCE dan The Fed

20 Juni 2026, 00.48

Daily Summary: Wall Street Libur, Minyak dan Geopolitik Jadi Fokus

19 Juni 2026, 20.30

US Closed: Wall Street Libur, Pasar Tetap Waspadai Timur Tengah

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.