-
Donald Trump memutuskan kemarin untuk memperpanjang gencatan senjata secara sepihak guna memberikan waktu tambahan bagi Iran untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya.
-
Iran menyatakan keinginan untuk kembali ke negosiasi damai, namun secara bersamaan menuntut pencabutan blokade Selat Hormuz oleh Amerika Serikat.
-
Iran mengklaim masih mampu mengekspor minyak. Sementara itu, Iran menyita dua kapal yang mencoba menembus blokade, yang berpotensi sedikit meningkatkan ketegangan.
-
Trump menyebutkan kemungkinan dimulainya kembali pembicaraan pada hari Jumat. Pakistan menunjukkan optimisme, dengan menyatakan peluang tinggi untuk kembali ke meja perundingan.
-
Trump memberikan tenggat waktu hingga hari Minggu bagi Iran untuk memulai pembicaraan.
-
Pentagon mengindikasikan bahwa pembersihan ranjau di Selat Hormuz dapat memakan waktu hingga 6 bulan dan hanya dapat dimulai setelah perdamaian tercapai. Hal ini berarti lalu lintas melalui selat tersebut akan sangat terbatas hingga mendekati akhir tahun.
-
US500 melanjutkan reli dan berpeluang mencatat penutupan tertinggi sepanjang masa hari ini. Futures S&P 500 naik 0.5%, sementara Nasdaq (US100) naik lebih dari 1%.
-
Meskipun tidak terlihat ketegangan signifikan di Wall Street, pasar minyak bereaksi dengan kenaikan tajam terhadap kelanjutan blokade Selat Hormuz. Minyak Brent naik 2.5% (melewati $96 per barel), sementara WTI naik hampir 3%, mendekati level $93 per barel.
-
Emas mencatat kenaikan moderat (+0.4%), sementara kenaikan lebih besar terlihat pada platinum (+2.1%) dan perak (+1.7%), meskipun dolar AS menguat.
-
Philip Lane, Kepala Ekonom ECB, memperingatkan adanya risiko di zona euro seperti perlambatan ekonomi dan lonjakan inflasi akibat harga energi.
-
Jerman menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonominya tahun ini dari 1.0% menjadi 0.5% akibat krisis energi.
-
Persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 1.9 juta barel, berlawanan dengan ekspektasi penurunan. Namun, persediaan produk olahan (bensin dan distilat) mengalami penurunan tajam.
-
Tesla dan Intel akan merilis laporan keuangan setelah sesi Wall Street. Meskipun Tesla melaporkan penjualan kendaraan Q1 yang lebih rendah dari ekspektasi, investor akan lebih fokus pada rencana masa depan terkait AI dan robotika.
BREAKING: Persediaan minyak melonjak tak terduga, saham energi terkoreksi tipis
📈 S&P 500 memperpanjang kenaikan, didukung pembelian dana CTA
Market wrap 🗽Indeks di Wall Street terus naik seiring perpanjangan gencatan AS–Iran
Daily Summary: Saat harapan gencatan senjata memudar, pasar kehilangan momentum
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.