Indeks saham mulai stabil meskipun harga minyak terus meningkat di tengah konflik di Timur Tengah. Setelah pasar Amerika Serikat ditutup, Alphabet dan Tesla akan melaporkan kinerja keuangan. Kedua laporan tersebut diperkirakan menjadi agenda utama malam ini sekaligus katalis potensial bagi peningkatan volatilitas futures indeks.
Harga minyak Brent sempat naik ke sekitar $95 per barel sebelum sedikit melemah. Presiden Trump mengisyaratkan bahwa Amerika Serikat siap membantu menjaga keamanan Selat Hormuz dan memperingatkan Iran bahwa serangan terhadap pelayaran komersial dapat memicu serangan terhadap infrastruktur penting negara tersebut.
- Persediaan minyak mentah Amerika Serikat turun sebesar 2,01 juta barel, sedikit lebih besar dibandingkan ekspektasi pasar yang memperkirakan penurunan 1,95 juta barel.
- Persediaan bensin meningkat sebesar 0,765 juta barel, sementara ekonom memperkirakan penurunan sebesar 1,905 juta barel.
- Persediaan distilat turun sebesar 1,395 juta barel, dibandingkan ekspektasi kenaikan sebesar 0,825 juta barel.
- Persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan Cushing turun sebesar 0,674 juta barel, setelah meningkat 0,430 juta barel pada pekan sebelumnya.
Investor mencermati laporan kinerja Alphabet, Tesla, IBM, Texas Instruments, dan ServiceNow. Laporan-laporan tersebut diperkirakan memberikan gambaran terbaru mengenai belanja AI, permintaan cloud, anggaran teknologi korporasi, dan prospek sektor teknologi.
Harga emas naik hampir 1,8% hari ini dan bergerak di atas $4.150 per ons, sementara perak menguat hampir 4%. Dolar AS bergerak sedikit lebih rendah, sedangkan Bitcoin relatif stabil di sekitar $66.000.
Futures suku bunga The Fed saat ini mengindikasikan probabilitas sekitar 31% terhadap kenaikan suku bunga bulan ini dan peluang sebesar 75% untuk setidaknya satu kenaikan 25 basis poin pada September.
Sementara itu, Deutsche Bank tetap memiliki pandangan positif terhadap saham AS. Bank tersebut menyoroti pertumbuhan laba perusahaan S&P 500 yang mendekati 30% dan memperkirakan kenaikan pasar sekitar 2% selama musim laporan keuangan saat ini.
-
Saham Apple turun lebih dari 1% meskipun muncul laporan bahwa perusahaan sedang mempersiapkan pembaruan besar pada lini Mac untuk mendukung strategi AI. Produk yang diperkirakan diperbarui mencakup MacBook, Mac mini, dan Mac Studio, serta versi OLED pada masa mendatang.
Alphabet Unggul, Tesla Fokus pada AI
ServiceNow Hadapi Ujian Besar AI
Minyak Dekati $95, Konflik AS-Iran Memanas
US Open: Futures AS Turun, Pasar Tunggu Big Tech
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.