19.00 · 10 Agustus 2026

Daily Summary: Minyak Melonjak, Wall Street Justru Lesu

Amerika Serikat

  • Sesi Senin ditandai oleh tingkat volatilitas yang sangat rendah, sesuatu yang jarang terlihat dalam beberapa bulan terakhir.
  • Indeks utama Amerika Serikat turun sekitar 0,2% hingga 0,6%.
  • Russell 2000 menunjukkan pergerakan valuasi yang paling volatil.
  • Dengan tidak adanya rilis perusahaan besar maupun data makroekonomi penting, perhatian investor beralih ke Iran.
  • Putaran negosiasi berikutnya semakin diragukan, sementara kegelisahan dan ketidaksabaran investor terlihat jelas pada pergerakan harga komoditas.
  • Donald Trump sendiri menanggapi sejumlah tuntutan Iran melalui unggahan di platform Truth Social.
  • Ia dilaporkan memberikan respons negatif terhadap tuntutan Iran terkait pembayaran reparasi.
  • Perwakilan Iran juga dilaporkan menyatakan bahwa status Selat Hormuz tidak akan kembali seperti sebelum Februari 2025.
  • Sejumlah perusahaan investasi menaikkan target akhir tahun mereka untuk S&P 500.
  • Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, telah menyelesaikan proses penjualan aset keuangannya sesuai prosedur yang diwajibkan oleh komite etik The Fed.

Berita Perusahaan, AS

  • Apple (AAPL.US): Saham turun sekitar 1% setelah menerima rekomendasi negatif dari sebuah bank investasi. Analis terutama menyoroti tekanan terhadap margin dan pricing iPhone baru.
  • Intel (INTL.US): Produsen chip AS turun hingga 3% pada pembukaan setelah mengumumkan penerbitan saham baru untuk membiayai investasi. Nilai penerbitan mencapai US$15 miliar.
  • Berkshire Hathaway (BRKB.US): Perusahaan investasi naik lebih dari 2% meskipun hasil keuangannya moderat. Pertumbuhan operasional yang terbatas diimbangi oleh pengumuman program share buyback dalam jumlah besar.

Komoditas

  • Harga hidrokarbon kembali melonjak kuat, didorong oleh dugaan kegagalan negosiasi antara Oman, Iran, dan Amerika Serikat.
  • Harga minyak Brent dan WTI sama-sama naik lebih dari 6%.
  • Brent kembali menembus US$87 per barel.
  • Perak memulihkan sebagian kerugiannya setelah memantul dari area sekitar US$55. Harga naik sekitar 2%.
10 Agustus 2026, 07.40

Market Wrap: Hormuz Memanas, Wall Street Tunggu CPI AS

10 Agustus 2026, 07.34

Kalender Ekonomi: Hormuz Panas, Pasar Bersiap Hadapi CPI AS

10 Agustus 2026, 07.30

D.R. Horton: Proxy Inflasi Tersembunyi di Sektor Properti AS

7 Agustus 2026, 18.55

Daily summary: NFP Lemah Tekan Dolar, Saham AS Menguat

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.