00.26 · 18 Juni 2026

Daily Summary: Pasar Menanti The Fed, Fokus ke Kevin Warsh

Indeks utama Amerika Serikat masih bergerak dekat level pembukaan pada perdagangan hari ini. S&P 500 naik sekitar 0,1%, sementara NASDAQ Composite menguat 0,2%. Harga minyak juga relatif stabil. Minyak Brent diperdagangkan sedikit di bawah US$80 per barel, sedangkan WTI bergerak di sekitar US$77 per barel. Pasar valuta asing juga tidak menunjukkan pergerakan signifikan, dengan dolar AS mencatat penguatan tipis.

Pernyataan Presiden Donald Trump yang cenderung berubah-ubah terkait kesepakatan dengan Iran yang dijadwalkan ditandatangani pada Jumat mendatang belum memicu volatilitas yang lebih besar. Perhatian investor kini sepenuhnya tertuju pada pertemuan Federal Reserve yang semakin dekat. Pasar secara luas tidak mengharapkan perubahan suku bunga. Namun, fokus utama berada pada publikasi proyeksi suku bunga terbaru (Dot Plot) serta konferensi pers perdana Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.

Agenda Penting

  • Keputusan The Fed akan diumumkan pukul 19:00 waktu Inggris.
  • Bersamaan dengan itu, The Fed akan merilis Dot Plot, yaitu proyeksi suku bunga para anggota FOMC.
  • Investor juga akan mendapatkan pembaruan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi.
  • Pukul 19:30 waktu Inggris, Kevin Warsh akan memberikan konferensi pers pertamanya sebagai Ketua Federal Reserve.

🏛️ Kebijakan Moneter

Ketua The Fed yang dipilih oleh Donald Trump menghadapi tugas yang tidak mudah. Sebagian pelaku pasar memperkirakan Warsh akan mencoba mengakomodasi preferensi Trump dengan nada yang lebih dovish. Namun di sisi lain, komentarnya akan dianalisis secara sangat detail oleh investor global. Pasar akan mengamati apakah terdapat perbedaan signifikan antara pandangan Warsh dan proyeksi anggota FOMC lainnya. Jika terdapat perbedaan yang terlalu besar, Warsh berisiko kehilangan kredibilitas di mata investor sejak awal masa jabatannya. Karena itu, kemungkinan perubahan retorika yang terlalu agresif dinilai relatif kecil.

Gambar 1: Suku Bunga dan Imbal Hasil Obligasi AS (1998–2026)

Sumber: XTB Research, 17.06.2026

Situasi ekonomi saat ini tampaknya belum sepenuhnya mendukung perubahan kebijakan yang drastis. Namun, rencana penandatanganan memorandum antara Amerika Serikat dan Iran pada Jumat mendatang dapat sedikit meringankan tugas Warsh. Kesepakatan tersebut berpotensi mengurangi kekhawatiran inflasi yang selama ini menjadi fokus utama pasar. Yang paling penting, pernyataan Warsh akan langsung dibandingkan dengan hasil Dot Plot yang dirilis pada hari yang sama.

🌍 Geopolitik

Seperti yang telah dibahas dalam laporan US Open hari ini, Presiden Trump kembali menyampaikan pernyataan yang kontradiktif mengenai kesepakatan dengan Iran. Dalam pertemuan G7 di Evian, Prancis, Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali dalam satu hingga dua hari. Namun di saat yang sama, ia juga menegaskan bahwa memorandum dengan Iran belum merupakan kesepakatan final. Trump bahkan menyatakan bahwa apabila tidak menyukai perkembangan situasi, ia dapat kembali melancarkan serangan terhadap Iran. Meski demikian, pasar tampaknya tidak terlalu memberikan perhatian besar terhadap komentar tersebut. Penandatanganan dokumen tetap dijadwalkan berlangsung pada Jumat. Pembukaan kembali lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz akan menjadi katalis penting bagi pasar global. Meski Gedung Putih terus menyampaikan pesan optimistis, investor masih bersikap hati-hati terhadap perkembangan hubungan AS-Iran.

🛢️ Komoditas

Minimnya perkembangan baru di Timur Tengah membuat stabilitas harga komoditas energi menjadi hal yang wajar. Harga LNG melanjutkan tren penurunannya:

  • TTF turun ke bawah 42
  • NATGAS bergerak di sekitar US$3,17

Harga minyak mentah mencatat kenaikan moderat sekitar 0,7%–0,9%. Sebagian kenaikan tersebut didorong oleh laporan EIA yang menunjukkan penurunan persediaan minyak sebesar 8,3 juta barel, jauh lebih besar dari konsensus pasar sebesar 3 juta barel. Penyimpangan besar dari ekspektasi tersebut terutama disebabkan oleh:

  • Penurunan tajam impor minyak mentah
  • Tingginya tingkat utilisasi kilang

Volume pengolahan minyak meningkat menjadi 17,2 juta barel per hari, sementara utilisasi kilang mencapai 96,7%.

Kenaikan moderat juga terjadi pada logam mulia:

  • Emas naik 0,6%
  • Perak naik 0,8%

Keduanya mendapatkan dukungan dari penurunan imbal hasil obligasi pemerintah di berbagai negara utama. Karena itu, hasil pertemuan FOMC hari ini dapat menjadi ujian penting bagi pergerakan emas dan perak.

📈 Pasar Saham

Pasar saham masih bergerak tanpa arah yang jelas. Sektor semikonduktor berhasil memulihkan sebagian kerugiannya, dipimpin oleh Applied Materials yang melonjak 7,5%. Sentimen positif berasal dari pengumuman kerja sama perusahaan dengan Essilor Luxottica untuk mengembangkan kacamata berteknologi tinggi yang didukung sistem AR dan AI. Selain itu, sejumlah analis juga menaikkan target harga saham perusahaan tersebut.

Gambar 2: Ringkasan Performa Nasdaq 100 (17.06.2026)

Mayoritas indeks Eropa ditutup menguat tipis.

  • Euro Stoxx 50 naik 0,3%
  • DAX Jerman naik 0,1%

Kenaikan ini terjadi meskipun saham BMW anjlok 7,8% setelah perusahaan memangkas proyeksi laba tahunannya. Tekanan juga menjalar ke sektor otomotif lainnya seperti Volkswagen dan Mercedes-Benz.

Gambar 3: Ringkasan Performa Euro Stoxx 50 (17.06.2026)

📊 Data Makroekonomi

Data penjualan ritel AS kembali memberikan kejutan positif.

  • Pertumbuhan tahunan mencapai 6,9%
  • Pertumbuhan bulanan mencapai 0,9%

Data kelompok kontrol juga naik 0,7% MoM, lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan konsumsi bukan hanya disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar, tetapi juga mencerminkan permintaan riil yang masih kuat. Kekuatan konsumen AS tentu menjadi kabar baik bagi perekonomian. Namun perlu dicatat bahwa sebagian pertumbuhan konsumsi tersebut kemungkinan didukung oleh penurunan tingkat tabungan rumah tangga. Selain itu, terdapat kesenjangan yang cukup besar antar kelompok pendapatan. Pertumbuhan konsumsi pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah masih jauh lebih lambat dibandingkan kelompok berpendapatan tinggi.

18 Juni 2026, 01.35

The Fed Hawkish: Proyeksi Inflasi Naik Tajam

18 Juni 2026, 01.32

FOMC Tahan Suku Bunga, Dot Plot Hawkish

17 Juni 2026, 19.50

BREAKING: Retail Sales AS Melonjak, Dolar Kembali Menguat

17 Juni 2026, 18.22

Brent Tertekan, Pasar Mulai Diskon Oversupply

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.