00.48 · 27 Juni 2026

Daily Summary: Wall Street Berakhir Mixed, Investor Cerna Data AS

Faktor Utama Penggerak Volatilitas

Topik utama pasar hari ini adalah laporan The New York Times yang menyebut IPO OpenAI berpotensi ditunda hingga 2027, sebagian dipengaruhi oleh performa saham SpaceX setelah IPO serta tingginya volatilitas saham-saham AI.

JPMorgan memperingatkan bahwa skenario tersebut dapat memperlambat laju belanja infrastruktur AI. Senada dengan itu, analis Vital Knowledge menilai pasar saat ini lebih berfokus pada risiko melambatnya investasi di sektor AI dibandingkan potensi pertumbuhan jangka panjangnya.

Di sisi lain, penundaan IPO justru dapat menjaga ekspektasi investor terhadap OpenAI tetap tinggi. Narasi pertumbuhan AI yang terus berkembang berpotensi memberikan dukungan terhadap valuasi sektor ini dalam jangka panjang.

Geopolitik

Presiden AS Donald Trump menyampaikan melalui Truth Social bahwa Iran meluncurkan sedikitnya empat drone kamikaze ke arah kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. Trump menyebut insiden tersebut sebagai "pelanggaran gencatan senjata yang bodoh."

Salah satu drone dilaporkan menghantam dek kapal kontainer besar, sementara tiga lainnya berhasil ditembak jatuh.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia, namun pasar minyak hanya menunjukkan volatilitas yang terbatas dan harga minyak justru melanjutkan tren penurunan.

Menjelang penutupan perdagangan, muncul sinyal deeskalasi yang cukup positif. Amerika Serikat, Israel, dan Lebanon menandatangani kerangka kerja sama trilateral yang menurut Duta Besar Israel untuk AS akan dievaluasi secara bertahap berdasarkan hasil implementasinya.

Di saat yang sama, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengumumkan bahwa Eropa telah mengesahkan regulasi baru dalam perjanjian dagang AS-Uni Eropa yang memangkas tarif menjadi nol untuk pertama kalinya dalam sejarah. Lutnick menyebut langkah tersebut sebagai terobosan besar bagi produsen, petani, dan nelayan Amerika Serikat.

Data Makroekonomi

Data ekonomi AS yang dirilis hari ini memberikan gambaran yang beragam.

  • Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan tercatat 49,5, sedikit di bawah perkiraan 50,0.
  • Consumer Expectations justru naik menjadi 50,7, melampaui ekspektasi pasar.
  • Defisit neraca perdagangan barang AS melebar menjadi $105,8 miliar, lebih besar dibanding perkiraan defisit $85,0 miliar, menunjukkan tekanan pada sektor perdagangan luar negeri masih berlanjut.

Sementara itu, Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari mengubah proyeksinya dari satu kali penurunan suku bunga menjadi satu kali kenaikan suku bunga pada tahun ini. Menurutnya, tekanan inflasi kini lebih banyak berasal dari sisi pasokan, termasuk meningkatnya investasi pembangunan infrastruktur AI.

Pergerakan Indeks

Menjelang penutupan perdagangan di Amerika Serikat, indeks-indeks utama bergerak beragam.

  • S&P 500 naik sekitar 0,3% pada hari ini, namun masih turun lebih dari 1% sepanjang pekan.
  • Nasdaq Composite berada di jalur penurunan mingguan sekitar 4%.
  • Dow Jones Industrial Average justru masih membukukan kenaikan mingguan sekitar 0,6%.

Di Eropa, seluruh indeks utama ditutup melemah.

  • DAX Jerman turun 1,22%.
  • ITA40 Italia turun 0,83%.
  • UK100 Inggris melemah 0,17%.

Tekanan terbesar terjadi di Asia.

  • JP225 turun 1,86%, sementara indeks Nikkei 225 ditutup melemah lebih dari 4%.
  • KOSPI Korea Selatan anjlok 5,81%.

Saham

Di indeks Nasdaq 100, saham dengan kenaikan terbesar adalah:

  • Workday +7,25%

Sementara saham yang mengalami penurunan terdalam meliputi:

  • Western Digital -10,22%
  • Seagate Technology -8,65%
  • Analog Devices -7,40%

Di indeks Dow Jones, saham dengan performa terbaik adalah:

  • IBM +4,82%
  • Microsoft +4,80%
  • Salesforce +4,62%

Sedangkan saham yang paling tertekan antara lain:

  • Caterpillar -3,95%
  • Goldman Sachs -3,42%
  • Cisco -3,08%

Investor juga mencermati langkah Michael Burry, yang sebagian menutup posisi short di Palantir dan membuka posisi jangka panjang melalui opsi LEAPS pada saham Microsoft dengan jatuh tempo Desember 2028. Di luar sektor teknologi, sektor kesehatan mencatat pekan terbaik sejak 2022 setelah menguat lebih dari 7%, dipimpin oleh Bio-Techne dan Incyte.

Sumber: xStation 

 

Komoditas

Logam mulia melanjutkan penguatannya.

  • Emas naik 1,41% dan kembali diperdagangkan di atas $4.082 per troy ons.
  • Perak menguat 2,44% menuju $59,20 per troy ons.

Sebaliknya, harga minyak masih berada di bawah tekanan meskipun sempat terjadi ketegangan di Selat Hormuz.

  • WTI turun 3,14% ke sekitar $69,21 per barel.
  • Brent melemah 3,24% menjadi $72,55 per barel.

Pergerakan tersebut menunjukkan pasar semakin yakin bahwa stabilitas kawasan Timur Tengah akan tetap terjaga.

26 Juni 2026, 23.14

AI Trade Mulai Diuji, Wall Street Kehilangan Momentum

26 Juni 2026, 21.19

Data Michigan Tunjukkan Sentimen Konsumen AS Tetap Stabil

26 Juni 2026, 15.23

Pasar Saham China Tertekan, Kekhawatiran AI Kian Membesar

26 Juni 2026, 13.42

Kalender Ekonomi: Fokus Pasar ke Sentimen Konsumen AS dan The Fed

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.