Baca selengkapnya
02.51 · 21 Maret 2026

Daily Summary: Wall Street melemah, Emas turun, Dolar mendominasi Risk-Off (20.03.2026)

  • Futures indeks AS telah beralih ke mode defensif penuh setelah eskalasi lebih lanjut dari perang di Timur Tengah. Saham kapitalisasi kecil dalam indeks Russell 2000 memimpin penurunan (US2000: -2,7%; level terendah dua minggu), diikuti oleh Nasdaq yang didominasi saham teknologi (US100: -2%), S&P 500 (US500: -1,6%), dan Dow Jones (US30: -1,2%).

  • Penurunan tajam ini dipicu oleh serangan Iran yang menargetkan infrastruktur minyak dan gas utama di negara-negara Teluk Persia, yang mendorong harga komoditas lebih tinggi. Minyak Brent rebound sebesar 3,8% hari ini, mendekati $107 per barel. Tekanan semakin meningkat setelah Iran menyatakan tidak berniat untuk menegosiasikan keamanan Selat Hormuz selama operasi militer berlangsung.

  • Menurut CBS, Amerika Serikat sedang mempersiapkan kemungkinan serangan darat ke Iran. Komandan militer senior dilaporkan telah meminta otorisasi yang diperlukan untuk mempersiapkan operasi tersebut. Selain itu, AS mempercepat penempatan Marinir ke Timur Tengah (dengan potensi 2.200 personel tiba minggu depan).

  • Meningkatnya risiko guncangan harga energi yang berkepanjangan mendorong ekspektasi inflasi dan memperkuat taruhan pada kebijakan moneter yang lebih hawkish. Pasar futures saat ini mulai memperhitungkan kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember (sebelumnya, skenario dasar tidak memperkirakan kenaikan suku bunga pada 2026).

  • Indeks Dolar AS naik 0,25%, memulihkan penurunan setelah pertemuan FOMC yang relatif seimbang. Kekuatan “flight to the dollar” ini terlihat dari arus keluar modal yang simetris dari mata uang berisiko.

  • Arus masuk ke dolar juga mendorong aksi jual di pasar logam mulia. Harga emas turun tambahan 2,4% ke $4.525 per ounce, level terendah sejak awal Februari. Perak mencatat kinerja yang lebih buruk dengan penurunan 5% ke $67. Platinum (-1,2%) dan palladium (-2%) juga berada di zona merah.

  • Selain itu, prospek perlambatan ekonomi turut membebani logam industri, dengan tembaga (copper) turun 2,6%.

20 Maret 2026, 17.20

Saham Eropa rebound saat minyak mendekati USD 110

20 Maret 2026, 14.12

Market Wrap: Pasar bertaruh pada akhir cepat konflik (20.03.2026)

20 Maret 2026, 10.55

Harga logam mulia anjlok, ETF turut memerah.

20 Maret 2026, 02.05

Daily Summary: Minyak turun 2%, Dolar AS melemah 📉 Apakah US500 akan rebound?

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.