🌍 Geopolitik
-
Sinyal yang saling bertentangan terus menghantam pasar terkait negosiasi AS-Iran yang bertujuan mengakhiri perang dan memulihkan arus energi melalui Selat Hormuz yang strategis.
-
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa dirinya “tidak puas” dengan perkembangan pembicaraan, sehingga meredam ekspektasi tercapainya kesepakatan cepat.
-
Gedung Putih membantah laporan media Iran mengenai draft kesepakatan sementara — yang disebut akan mengembalikan lalu lintas selat normal dalam waktu satu bulan — dan menyebut klaim tersebut sebagai “rekayasa total.”
-
Donald Trump menambahkan bahwa tidak akan ada pihak yang mengendalikan selat tersebut dan AS akan terus mengawasinya. Ia juga menegaskan bahwa aset Iran senilai USD 24 miliar yang dibekukan hanya akan dikembalikan jika Teheran mulai “berperilaku dengan benar,” yang tetap menjadi salah satu titik utama negosiasi selain isu kebebasan navigasi di Hormuz.
-
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan bahwa beberapa jam dan hari ke depan akan menunjukkan apakah kemajuan dapat dicapai. Ia menambahkan bahwa utusan khusus Steve Witkoff, Jared Kushner, dan Wakil Presiden JD Vance sangat terlibat dalam pembicaraan tersebut.
Pasar Saham AS (Wall Street)
-
Indeks utama Wall Street ditutup melemah setelah sempat menguat pada awal perdagangan, mengakhiri rangkaian rekor tertinggi yang hampir terjadi setiap hari dalam beberapa pekan terakhir. Selama sesi perdagangan, kontrak US500 (S&P 500) turun sekitar 0,1%, kontrak US100 (Nasdaq 100) melemah 0,3%, sementara kontrak US30 (Dow Jones) justru naik sekitar 0,4%.
-
Saham perbankan besar memimpin penurunan, sementara reli saham produsen chip yang sebelumnya melonjak tajam mulai kehilangan momentum. Menurut data BofA Securities, sektor teknologi mencatat arus keluar modal ritel terbesar sejak Desember pekan lalu.
-
Analis Goldman Sachs menaikkan target akhir tahun S&P 500 menjadi 8.000 poin dari sebelumnya 7.600 poin, didukung musim laporan keuangan kuartal pertama yang sangat kuat. Mereka bergabung dengan Morgan Stanley dan Deutsche Bank yang juga menargetkan level 8.000 poin.
-
Highlight Korporasi: Saham JPMorgan Chase & Co. dan bank-bank besar lainnya melemah setelah komentar Jamie Dimon dalam konferensi Bernstein, di mana ia mengindikasikan bahwa biaya pada 2026 kemungkinan sedikit lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya sementara panduan Net Interest Income (NII) tetap tidak berubah. Sementara itu, Bank of America memperkirakan pendapatan sales & trading tumbuh sekitar 15% YoY pada kuartal kedua.
-
CEO Boeing Co. memberikan pandangan optimistis dengan memperkirakan peningkatan produksi 737 Max, sertifikasi model yang tertunda, dan dukungan dari belanja pertahanan. Di sisi lain, laporan keuangan Salesforce Inc. setelah penutupan pasar berpotensi menentukan apakah sahamnya dapat keluar dari fase stagnasi terakhir.
-
Menjelang IPO SpaceX yang sangat dinantikan pasar, FTSE Russell mengubah aturan fast-entry untuk perusahaan besar ke indeks utama mereka.
-
Lululemon Athletica Inc. menyetujui penunjukan tiga anggota dewan baru, mengakhiri perselisihan panjang dengan pendirinya, Chip Wilson. Sementara itu, Blackstone Inc. akan menyediakan pendanaan hingga USD 1,3 miliar untuk Apogee Therapeutics Inc.
Pasar Saham Eropa dan Inggris
- Indeks Stoxx 600 Eropa ditutup datar setelah menghapus kenaikan sebelumnya akibat tekanan berita geopolitik. Sektor teknologi (Stoxx Tech Index) turun 1,2%, dipimpin pelemahan saham semikonduktor.
- Indeks unggulan Eurostoxx 50 naik tipis 0,11%, namun futures EU50 saat ini diperdagangkan turun 0,23%.
📈 Makroekonomi dan Obligasi
-
Suku bunga hipotek AS naik ke level tertinggi sejak Agustus, yang memicu penurunan aplikasi hipotek untuk pekan yang berakhir 22 Mei.
-
Investor kini menantikan data personal income dan Personal Consumption Expenditures (PCE) pada Kamis, serta laporan inventori ritel pada Jumat.
-
Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun stabil di level 4,49%.
-
Yield obligasi pemerintah Jerman tenor 10 tahun berada di 2,99% (hampir tidak berubah), sementara yield Inggris turun dua basis poin menjadi 4,86%.
💱 Mata Uang
-
Pasangan EURUSD stabil di level 1,1623, meskipun sebelumnya sempat mendekati level tertinggi sejak pertengahan Mei di 1,1660 akibat koreksi tajam harga minyak.
-
Poundsterling Inggris turun 0,2% terhadap dolar AS ke level USD 1,3421.
-
Yen Jepang melemah 0,2% terhadap dolar AS, dengan pasangan USDJPY mencapai 159,54.
🛢️ Komoditas
-
Harga minyak mentah mengalami penurunan tajam setelah volatilitas tinggi. Minyak WTI AS turun 4,3% ke USD 89,5 per barel, menembus di bawah level psikologis USD 90.
-
Perlu dicatat bahwa akibat hari libur pada Senin, laporan persediaan DOE tidak dirilis hari ini, sementara laporan API dijadwalkan keluar setelah penutupan pasar.
-
Televisi pemerintah Iran menyatakan bahwa berdasarkan draft kesepakatan, normalisasi Selat Hormuz dapat terjadi hanya satu bulan setelah penandatanganan. Namun di saat yang sama, volume kapal yang melintas — baik secara legal maupun dengan transponder dimatikan — justru turun dibanding akhir pekan lalu.
-
Harga emas turun hingga 1,2% hari ini dan menyentuh USD 4.450, level terendah sejak akhir Maret.
-
Harga gas alam kembali menguat tajam, naik hampir 4% hari ini hingga diperdagangkan di atas USD 3,1/MMBTU.
₿ Kripto
-
Bitcoin turun sekitar 1,5% dan diperdagangkan di kisaran USD 74.800.
-
Ethereum melemah 1% ke sekitar USD 2.050.
Meski harga minyak turun tajam, harga emas juga turun ke level terendah sejak akhir Maret. Sumber: xStation5
Minyak Turun, Iran Jadi Fokus
Market Wrap: Minyak Rebound Saat Risiko Timur Tengah Naik
Minyak jatuh usai harapan deal AS-Iran
Daily Summary - Wall Street Cetak Rekor Baru di Tengah Euforia AI
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.