AS
- Pasar saham AS memulai pekan dengan penurunan moderat. Sebagian besar indeks Wall Street turun sekitar 0,3% hingga 0,5%, sementara penurunan paling besar terlihat pada US100 dengan pelemahan sekitar 0,8%.
- Banyak investor masih berfokus pada intervensi Menteri Keuangan AS di pasar utang. Dampak pastinya masih sulit dinilai, tetapi salah satu pertanyaan utama adalah apakah intervensi ini hanya langkah satu kali atau menjadi awal kebijakan baru untuk mengelola yield obligasi.
- Meski perubahan kebijakan tersebut berpotensi membawa dampak besar, pasar masih menunggu rilis penting dari Nvidia dan pidato Jackson Hole. Setelah kedua peristiwa tersebut, pasar berpotensi mulai bergerak dalam tren yang lebih jelas.
- Bagi investor AS dan Kanada, kegagalan total negosiasi perdagangan juga menjadi perhatian. AS diperkirakan mempertahankan tarif yang berlaku dan menambahkan tarif baru, sementara Ottawa menyiapkan putaran berikutnya dari tarif balasan. Konsekuensi terpenting dari kebijakan antagonistik Donald Trump terhadap Kanada dalam konteks perdagangan internasional adalah terus menurunnya nilai strategis perjanjian USMCA, yang menjadi fondasi perdagangan di Amerika Utara. Perlu dicatat bahwa USMCA sebelumnya didorong langsung oleh Trump.
- Sinyal yang cukup positif datang dari Teluk Persia meskipun negosiasi antara Iran dan AS belum menghasilkan kesepakatan. Menurut Menteri Energi, volume ekspor minyak melalui selat tersebut kemungkinan jauh lebih besar, bahkan berpotensi dua kali lipat dibandingkan data publik yang tersedia. Tren peningkatan pasokan dari kawasan juga didukung keputusan Iran baru-baru ini untuk mengizinkan sejumlah kapal tanker milik Irak melintas.
Berita Perusahaan, AS
- Nucor (NUE.US): Produsen dan distributor baja naik sekitar 4% setelah Kanada menerapkan tarif balasan terhadap AS.
- Alibaba (BABA.US): Perusahaan China yang terdaftar di AS turun sekitar 2% setelah melakukan penerbitan saham senilai sekitar US$10 miliar.
- ArcelorMittal (MT.US): Operator pabrik baja dan distributor produk metalurgi naik sekitar 2% setelah mendapat rekomendasi positif dari sebuah perusahaan investasi.
- IBM (IBM.US): Perusahaan memperkenalkan prosesor baru untuk sistem Z dan LinuxONE generasi mendatang yang dapat mendukung solusi berbasis arsitektur IBM dan Arm secara bersamaan. Chip tersebut dibangun dengan proses 2 nm dan dirancang untuk menjalankan perangkat lunak tradisional IBM sekaligus aplikasi berbasis Arm.
Komoditas
- Di pasar energi, minyak mengembalikan sebagian kenaikan sebelumnya. Brent turun 2% ke US$90 per barel. Namun, gas Eropa naik 3% pada sesi hari ini. Pergerakan tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kesenjangan besar antara kemampuan mengekspor komoditas dari Teluk Persia dalam kondisi Selat Hormuz yang terhambat.
- Logam mulia mulai memperlambat penguatan. Sesi hari ini masih positif untuk emas dan perak, tetapi kenaikannya terbatas di bawah 1%.
US Open: Nasdaq Rebound, Saham AI Menguat Jelang Nvidia
Iran Tak Lagi Bikin Minyak Panik
Nvidia Masuk Orbit? SpaceX Buka Peluang Baru Infrastruktur AI
Market Wrap: Saham Chip Turun Jelang Laporan Nvidia
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.