Saham AS
Indeks saham AS bergerak lebih tinggi setelah tekanan pasca-FOMC mereda dan minat investor terhadap aset berisiko kembali meningkat menyusul penandatanganan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Nasdaq menjadi pemimpin reli di Wall Street:
- US100 (Nasdaq 100): +2,0% setelah rollover kontrak
- US2000 (Russell 2000): +1,3%
- US500 (S&P 500): +0,9%
- US30 (Dow Jones): +0,2%
Sentimen positif didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik dan berkurangnya kekhawatiran pasar setelah keputusan terbaru Federal Reserve.
🏢 Berita Perusahaan
Amazon Siapkan Tantangan Baru bagi Nvidia
- Amazon dilaporkan sedang berdiskusi untuk menjual chip AI Trainium miliknya secara langsung kepada operator pusat data eksternal.
- Jika terealisasi, langkah ini akan mengubah AWS dari pengguna internal chip AI menjadi pesaing langsung di pasar AI accelerator.
- Strategi tersebut berpotensi meningkatkan tekanan kompetitif terhadap Nvidia sekaligus mempercepat fragmentasi pasar perangkat keras AI.
Apple Isyaratkan Kenaikan Harga Produk
- CEO Apple yang akan segera lengser, Tim Cook, menyatakan bahwa kenaikan harga perangkat keras sulit dihindari.
- Lonjakan biaya chip memori akibat tingginya permintaan AI serta gangguan rantai pasok helium selama konflik Timur Tengah telah meningkatkan biaya produksi secara signifikan.
- Analis memperkirakan harga smartphone global dapat naik hingga 20%, yang berpotensi menambah sekitar US$150 pada harga iPhone 18.
Accenture Picu Aksi Jual di Sektor Konsultan Teknologi
- Accenture anjlok 16,7% setelah melaporkan pendapatan kuartalan di bawah ekspektasi dan memangkas proyeksi pertumbuhan tahunan menjadi 3%-4%.
- Panduan yang lebih lemah memicu aksi jual di sektor konsultasi teknologi karena meningkatnya kekhawatiran bahwa adopsi AI generatif mulai mengurangi kebutuhan terhadap layanan konsultasi tradisional.
🌍 Ekonomi & Bank Sentral
-
Klaim Pengangguran AS Turun ke 226 Ribu. Klaim pengangguran awal di Amerika Serikat turun 4.000 menjadi 226 ribu. Angka tersebut sesuai ekspektasi pasar dan mengonfirmasi bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS masih relatif kuat. Meski demikian, jumlah penerima tunjangan pengangguran berkelanjutan (continuing claims) naik menjadi 1,81 juta, mengindikasikan proses pencarian kerja yang sedikit lebih lambat
💱 Valuta Asing, Energi, dan Logam Mulia
-
Dolar AS Sentuh Level Tertinggi Multi-Bulan Indeks Dolar AS (USDIDX) naik 0,4% dan mencapai level tertinggi sejak Mei 2025. Penguatan tersebut didorong oleh dot plot The Fed yang lebih hawkish. dan komentar Donald Trump terkait kemungkinan kenaikan suku bunga.
-
Energi: Gas Alam Melonjak, Minyak Tetap Tertekan Harga minyak mentah melanjutkan pelemahan terbatas setelah berkurangnya premi risiko geopolitik. Brent Crude (OIL): -0,6% ke US$78,30 per barel Sementara itu, gas alam mencatat kenaikan tajam: NATGAS: +2,9%. Penguatan dipicu oleh laporan EIA yang menunjukkan kenaikan persediaan mingguan sebesar 73 Bcf, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 76 Bcf.
-
Logam Mulia Tertekan oleh Dolar yang Kuat Logam mulia bergerak di zona merah akibat kombinasi penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil riil.
Pergerakan harga: Emas (GOLD): -0,6% ke US$4.230 per ons, Perak (SILVER): -2,7% ke US$66,10 per ons
Amazon Siap Tantang Nvidia di Pasar Chip AI?
KLA: Penerima Manfaat AI yang Sering Diabaikan Investor
US Open: Wall Street Rebound di Tengah Ketidakpastian The Fed
Accenture Anjlok Meski Laba Lampaui Ekspektasi
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.