15.28 · 6 Agustus 2026

US Open: Guidance Lemah Picu Aksi Jual Saham

Sesi Wall Street pada Kamis dibuka relatif tenang. Investor menilai gelombang laporan keuangan terbaru, perkembangan Selat Hormuz, serta data ekonomi AS yang menunjukkan pasar tenaga kerja tetap tangguh dan tekanan biaya masih terkendali.

Meski sinyal makro cukup mendukung, risk appetite tetap terbatas dan indeks utama AS bergerak dekat level datar. Perhatian pasar lebih banyak tertuju pada pergerakan saham individual, dengan investor semakin menghargai perusahaan yang memberikan forward guidance kredibel dibandingkan sekadar hasil historis yang kuat.

Penurunan tajam saham Sandisk dan Western Digital belum memicu aksi jual yang lebih luas di sektor semikonduktor, meskipun keduanya tertinggal jauh dari saham sejenis.

S&P 500

S&P 500 tetap berada dekat rekor tertinggi setelah hanya turun 0,2% pada sesi sebelumnya, menunjukkan ketahanan pasar saham AS secara luas.

Sejak awal tahun, indeks telah menguat 12,8%, sementara return 12 bulan mencapai sekitar 22%. Pergerakan tersebut mengonfirmasi bahwa tren naik jangka panjang masih bertahan.

Valuasi S&P 500 lebih moderat dibandingkan Nasdaq 100, dengan trailing P/E sebesar 26,5. Hal ini mencerminkan diversifikasi sektoral yang lebih luas.

Dari perspektif teknikal, S&P 500 hanya berada 0,2% di bawah rekor tertingginya.

Lebih dari 70% konstituen indeks masih diperdagangkan di atas moving average 200 hari, menunjukkan breadth pasar yang sehat.

Pada sesi terakhir, saham healthcare, material, dan keuangan mencatatkan kinerja terbaik.

Sebaliknya, communication services dan energi menjadi penekan terbesar.

Meski indeks mencatat penurunan harian ringan, breadth pasar tetap konstruktif. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelemahan terbaru lebih menyerupai jeda teknikal daripada awal pembalikan tren yang lebih luas.

Sumber: XTB Research

Nasdaq 100

Nasdaq 100 tetap berada dekat rekor tertinggi meskipun turun 0,8% pada sesi sebelumnya.

Secara mingguan, indeks telah menguat 8,4%, sementara kenaikan sejak awal tahun mencapai 16,8%. Performa tersebut menegaskan kekuatan tren bullish jangka panjang.

Valuasi tetap tinggi, dengan trailing P/E sebesar 31,5, karena saham teknologi masih mendominasi kapitalisasi pasar indeks.

Dari sisi teknikal, Nasdaq 100 berada sekitar 3,8% di bawah rekor tertingginya.

Hampir 69% konstituen indeks masih diperdagangkan di atas moving average 200 hari, menunjukkan bahwa tren naik yang lebih luas tetap mendapatkan dukungan.

Pada sesi terakhir, saham communication services dan consumer discretionary memberikan tekanan terbesar.

Sektor healthcare menjadi yang paling unggul.

Investor selanjutnya akan mengamati apakah pullback saat ini hanya merupakan aksi ambil untung sementara atau berkembang menjadi koreksi yang lebih signifikan setelah reli kuat dalam beberapa bulan terakhir.

Sumber: XTB Research

Heatmap pasar menunjukkan bahwa meskipun sesi perdagangan berlangsung beragam, perusahaan teknologi terbesar tetap memiliki pengaruh paling besar terhadap pergerakan indeks.

Kenaikan Nvidia, Microsoft, dan Apple membantu mengimbangi pelemahan Alphabet, Broadcom, dan Micron.

Pergerakan tersebut membatasi tekanan turun pada pasar secara keseluruhan.

Pada saat yang sama, kenaikan di sektor healthcare, keuangan, dan consumer staples menunjukkan bahwa breadth pasar tetap sehat dan penguatan masih ditopang oleh berbagai sektor.

Sumber: XTB Research

Berita Utama Perusahaan

Peloton Interactive

Saham Peloton dibuka turun tajam sekitar 13%. Hasil kuartalan perusahaan secara umum sejalan dengan ekspektasi. Pendapatan melampaui proyeksi, sementara laba sesuai dengan konsensus. Namun, investor tetap mengkhawatirkan penurunan jumlah pelanggan berbayar sebesar 8,8% secara tahunan. Penyusutan basis pelanggan masih menjadi tantangan jangka panjang terbesar bagi perusahaan.

Moderna

Moderna menjadi salah satu saham dengan kinerja pra-pasar terbaik, menguat sekitar 4%. Kenaikan terjadi setelah Food and Drug Administration AS menyetujui vaksin influenza berbasis mRNA milik perusahaan, mFlusiva, untuk orang dewasa berusia 50 tahun ke atas. Persetujuan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya Moderna mendiversifikasi portofolio produknya di luar vaksin COVID-19. Investor memandang keputusan regulator sebagai katalis positif yang dapat memperkuat prospek pendapatan perusahaan.

Western Digital

Western Digital kembali menunjukkan bahwa hasil historis yang kuat tidak lagi cukup untuk memuaskan investor pada musim earnings saat ini. Perusahaan melampaui ekspektasi analis untuk kuartal IV. Namun, pasar lebih berfokus pada guidance kuartal I tahun fiskal baru yang lebih lemah dari perkiraan. Outlook yang mengecewakan tersebut memicu penurunan saham hampir 18%. Pergerakan ini menegaskan bahwa forward guidance kini memiliki bobot jauh lebih besar dibandingkan earnings historis.

Grafik Saham Western Digital, Interval D1

Saham Western Digital telah turun sekitar 40% dari rekor tertingginya dan membuka sesi hari ini dengan gap turun hampir 20%.

Meski demikian, saham masih menguat hampir 145% sejak awal tahun.

Hal tersebut menunjukkan bahwa penurunan terbaru lebih menyerupai aksi ambil untung setelah reli kuat daripada pembalikan tren jangka panjang yang telah terkonfirmasi.

Sumber: xStation5

6 Agustus 2026, 09.30

Robotaxi Uber Bisa Jadi Ancaman bagi Tesla?

6 Agustus 2026, 07.46

Beat Earnings Tak Menjamin Saham Naik

6 Agustus 2026, 07.09

Market Wrap: Aksi Jual Chip Tekan Asia, Emas Melaju

5 Agustus 2026, 18.44

Daily Summary: Dow Cetak Rekor, Nasdaq Justru Tertahan

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.