Setelah sempat turun di awal perdagangan, sebagian besar indeks utama AS kini mencatat kenaikan moderat. S&P 500 naik 0,3%, sementara Dow Jones menguat 0,2%. Nasdaq 100 masih turun tipis 0,1%.
Namun, perhatian investor justru tertuju ke aset lain. Harga emas melonjak hampir 3,5%, sementara dolar AS melemah 0,8%.
Apa yang Mendorong Pergerakan Ini?
Scott Bessent, Menteri Keuangan AS, hari ini mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback obligasi pemerintah AS jangka panjang.
Program tersebut akan mulai berlaku pada 9 September dan setidaknya berlangsung hingga 4 November, ketika US Treasury akan mengumumkan rencana kuartalan terbaru.
Fokus utama akan berada pada bagian jangka panjang kurva yield, yaitu pembelian Treasury dengan tenor panjang.
Yield turun cukup signifikan di seluruh kurva, dengan penurunan paling besar terjadi pada tenor panjang.
Kondisi ini menjadi kabar positif bagi pasar saham setidaknya karena dua alasan.
- Pertama, penurunan yield mengurangi daya tarik obligasi sebagai alternatif investasi yang relatif aman.
- Kedua, kondisi ini dapat membantu menurunkan biaya pendanaan bagi perusahaan.
Namun, perlu dicatat bahwa yield obligasi masih berada dekat level tertinggi dalam beberapa tahun.
Untuk Treasury 30 tahun, jaraknya dari level tertinggi 19 tahun masih kurang dari 14 basis poin.
Skala penurunannya memang terlihat jelas, tetapi untuk saat ini belum cukup untuk memastikan perubahan tren jangka panjang.
Pasar Saham
Seperti disebutkan sebelumnya, langkah US Treasury hari ini membantu mendorong rebound moderat di pasar saham.
Gambar 1: Winners and Losers di S&P 500, 19.08.2026

Sumber: XTB Research, 19.08.2026
Perhatian media industri hari ini didominasi oleh lonjakan lebih dari 150% pada saham Moderna.
Kenaikan tersebut terjadi setelah perusahaan mengumumkan hasil positif uji tahap akhir untuk vaksin kanker yang dipersonalisasi.
Jika dikombinasikan dengan obat imunoterapi Keytruda milik Merck, vaksin tersebut mampu mengurangi kekambuhan melanoma secara lebih efektif dibandingkan imunoterapi saja.
Vaksin dibuat berdasarkan mutasi spesifik pada tumor masing-masing pasien, dengan proses produksi sekitar enam minggu.
CEO Moderna, Stephane Bancel, memperkirakan vaksin tersebut dapat memperoleh persetujuan paling cepat pada 2027.
Saham raksasa kosmetik Estée Lauder juga mencatat kenaikan signifikan sekitar 17%.
Kenaikan tersebut terjadi setelah perusahaan membukukan hasil kuartalan yang kuat. Revenue melampaui ekspektasi dan kembali mencatat pertumbuhan tahunan positif setelah tiga kuartal yang lemah.
Perusahaan juga menaikkan ekspektasi adjusted operating margin.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan profitabilitas, CEO Stephane de La Faverie juga mengonfirmasi rencana pengurangan tenaga kerja hampir 10.000 posisi.
Dolar AS Turun ke Level Terendah Sejak Mei
US Open: Yield Treasury Turun, Nasdaq Pulih dari Tekanan
Market Wrap: AI Masih Kuat, Tapi Yield dan Minyak Mulai Menekan
Stok AS Meledak, Brent Jatuh di Bawah US$88
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.