PMI Komposit AS: 51,4 (Perkiraan: 51,9; Sebelumnya: 51,9)
-
PMI Manufaktur AS: 52,4 (Perkiraan: 51,5; Sebelumnya: 51,6)
-
PMI Jasa AS: 51,1 (Perkiraan: 52,0; Sebelumnya: 51,7)
Data PMI AS mencerminkan tren yang terlihat di Eropa: indeks manufaktur jauh melampaui ekspektasi, sementara indeks jasa berada di bawah perkiraan. Mengingat peran dominan sektor jasa dalam ekonomi AS, pergeseran sentimen secara keseluruhan cenderung negatif, meskipun indeks komposit masih berada di atas ambang ekspansi 50.
Salah satu faktor yang mungkin mendorong divergensi antara sektor manufaktur dan jasa adalah konflik di Iran, yang dapat mendukung aktivitas industri terkait pertahanan, sementara memberikan tekanan pada sektor seperti pariwisata.
Pariwisata AS juga dapat semakin tertekan oleh:
-
Perubahan persepsi terhadap AS sebagai destinasi wisata,
-
Krisis yang sedang berlangsung dalam pengelolaan ruang udara AS.
Volatilitas saat ini di pasar saham AS. Sumber: xStation5
Novo Nordisk mengumumkan kemitraan strategis dengan OpenAI🧬🤖
Wells Fargo Q1 2026: Pertumbuhan laba menutupi penurunan kualitas earnings
Wall Street Lanjut Naik
BREAKING: PPI AS lebih lemah dari ekspektasi
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.