Kita memulai sesi perdagangan penuh pertama di pasar keuangan setelah jeda libur. Trump kembali menegaskan bahwa malam ini (Rabu pukul 03.00 waktu Eropa/Polandia) merupakan “batas waktu” bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz—jika tidak, ia mengancam akan menghancurkan infrastruktur energi negara tersebut. Pada saat yang sama, ia menambahkan bahwa pembicaraan “berjalan dengan baik” dan bahwa ia ingin mencapai sebuah kesepakatan. Iran secara resmi menolak ultimatum tersebut, menyebut ancaman Trump sebagai “retorika arogan,” namun Axios melaporkan bahwa AS memandang respons ini sebagai taktik negosiasi, bukan penutupan pintu secara definitif. Dialog di balik layar antara kedua pihak dilaporkan masih berlangsung aktif, dan Washington tetap membuka kemungkinan untuk menunda aksi militer jika jalur yang kredibel menuju kesepakatan muncul.
Geopolitik akan tetap menjadi prioritas utama bagi pasar. Dari sisi data, situasinya juga akan menarik, karena investor akan bereaksi terhadap data PMI bulan Maret untuk sektor jasa Eropa.
Jadwal rinci untuk hari ini disajikan di bawah ini:

Sumber: xStation
Semua mata tertuju pada deadline Trump terhadap Iran, tetapi apa yang terjadi selanjutnya?
Private Credit Menghadapi Tekanan yang Meningkat, Namun Krisis Belum Terjadi
Harga Minyak Naik Tajam, Ketegangan Iran Picu Volatilitas
Market Wrap: Deadline Iran Dekat, Minyak Melonjak & Pasar Kembali "Risk-Off" ⚠️