- Pasar saham naik di sesi terakhir pekan ini.
- Fokus investor tertuju pada data ekonomi AS seperti retail sales dan sentimen konsumen University of Michigan.
- Selain itu, hari ini juga terdapat agenda Monthly Options Expiration (OpEx) di AS, yang biasanya meningkatkan volatilitas.
- Pasar juga menunggu pembaruan pertama dari pertemuan terencana antara Trump–Putin sekitar pukul 7 malam GMT.
Indeks saham Barat menunjukkan optimisme hari ini, berbeda dengan benchmark Tiongkok yang melemah setelah data ekonomi lebih lemah dari perkiraan. Futures CHN.cash bergerak turun, sementara Alibaba (BABA.US) dijadwalkan merilis laporan keuangan pada pukul 9:30 pagi GMT. Sementara itu, dolar AS melemah tipis menjelang rilis serangkaian data penting.
Kalender Economi
12:30 PM GMT – Amerika Serikat
- Retail Sales (Juli): diperkirakan 0,6% m/m vs 0,6% sebelumnya
- Core Retail Sales: 0,3% m/m vs 0,5% sebelumnya
- Export Prices: 0,1% m/m vs 0,5% sebelumnya
- Import Prices: 0,1% m/m vs 0,1% sebelumnya
- NY Fed Manufacturing (Agustus): 0 vs 5,5 sebelumnya
12:30 PM GMT – Canada
-
Wholesale Sales: 0,7% vs 0,1% sebelumnya
-
Manufacturing Sales: 0,4% vs -0,9% sebelumnya
1:15 PM GMT – Amerika Serikat
-
Industrial Production (Juli, preliminary): 0% vs 0,3% sebelumnya
2 PM GMT – Amerika Serikat
-
University of Michigan Consumer Sentiment (Agustus, preliminary): 62 vs 61,7 sebelumnya
- Current Conditions Index: 67,5 vs 68 sebelumnya
- Expectations Index: 58,4 vs 57,7 sebelumnya
- 1-year Inflation Expectations: 3,4% vs 3,4% sebelumnya
- 5-year Inflation Expectations: 4,5% vs 4,4% sebelumnya
2 PM GMT – Amerika Serikat
-
Business Inventories: 0,2% m/m vs 0% sebelumnya
Daily summary: Pasar Global Tertekan usai Kunjungan Trump ke China
US OPEN: Saham AI Kena Aksi Profit Taking
Pasar Obligasi Anjlok❗️TNOTE Turun di Bawah Level Terendah 1 Tahun 📉
Kevin Warsh hadapi ujian terbesar The Fed. Trump ingin pemangkasan suku bunga, Inflasi berkata “Tidak”
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.