16.17 · 16 September 2026

Emas dan Perak Menguat Jelang The Fed

Emas dan perak masih menunjukkan penguatan hari ini meskipun kondisi suku bunga tetap menantang bagi logam mulia.

Yield US Treasury masih berada di level tinggi, sementara pasar memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sekitar 25 basis poin pada pertemuan hari ini.

Dalam kondisi normal, kombinasi tersebut seharusnya meningkatkan tekanan terhadap aset yang tidak menghasilkan bunga seperti emas dan perak. Namun kali ini, kedua logam mulia justru menunjukkan ketahanan yang lebih baik.

Salah satu faktor yang mungkin mendukung adalah perkembangan geopolitik.

Pasar mulai melihat sinyal mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan atau gencatan senjata antara AS dan Iran. Deeskalasi berpotensi mengurangi risk premium di pasar minyak sekaligus meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi tambahan.

Komunikasi The Fed Jadi Kunci

Pertanyaan utama sekarang adalah bagaimana pasar akan menginterpretasikan keputusan The Fed hari ini.

Kenaikan suku bunga sendiri sudah banyak diperhitungkan dalam harga, sehingga komunikasi bank sentral kemungkinan akan memainkan peran yang lebih besar terhadap pergerakan pasar.

Jika The Fed menyampaikan pesan hawkish dan membuka kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan, dolar AS dan yield Treasury berpotensi kembali menguat.

Skenario tersebut dapat memberikan tekanan baru terhadap harga emas dan perak.

Sebaliknya, jika The Fed memberikan nada yang lebih berhati-hati dan mengindikasikan bahwa kenaikan saat ini bukan awal dari siklus pengetatan yang panjang, logam mulia dapat memperoleh ruang untuk melanjutkan penguatan.

Perak Punya Faktor Tambahan dari Permintaan Industri

Untuk perak, penggunaan industri menjadi faktor tambahan yang membedakannya dari emas.

Pergerakan harga perak tidak hanya dipengaruhi oleh ekspektasi suku bunga, dolar AS, dan yield obligasi, tetapi juga outlook pertumbuhan ekonomi global dan permintaan industri.

Karena itu, kekuatan perak saat ini dapat memiliki pendorong yang sedikit berbeda dibandingkan emas.

Kondisi tersebut membuat perak lebih sensitif terhadap kombinasi antara kebijakan moneter dan prospek aktivitas ekonomi.

Sesi hari ini akan menjadi ujian penting bagi ketahanan kedua logam mulia terhadap The Fed yang lebih hawkish.

Jika kenaikan suku bunga disertai komunikasi yang relatif berhati-hati, sementara muncul perkembangan lebih lanjut menuju deeskalasi AS-Iran dan harga minyak mulai turun, emas dan perak dapat memperoleh dukungan tambahan.

 

Sumber: XTB Research

16 September 2026, 16.26

Oracle Tumbuh Cepat, Neraca Jadi Masalah

16 September 2026, 16.14

Nasdaq Tertekan Jelang Keputusan The Fed

16 September 2026, 13.27

Market Wrap: Pasar Menanti The Fed, Yield Mulai Mereda

16 September 2026, 00.52

Daily Summary: Yield 5% Kembali Tekan Wall Street

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.