16.21 · 28 Juli 2026

Eropa Mulai Tinggalkan Palantir?

Prancis memutuskan bahwa solusi Palantir yang antara lain digunakan oleh badan intelijen domestik Prancis, DGSI, pada masa depan akan digantikan oleh solusi buatan dalam negeri.

Grafik PLTR.US (D1)

 

Perkembangan tersebut bukan satu-satunya faktor, tetapi menjadi pendorong utama penurunan saham Palantir yang melemah sekitar 8% pada sesi Selasa. Harga saham Palantir kini berada sekitar 40% di bawah level tertingginya.

Preseden yang Berbahaya

Bagi perusahaan, kabar tersebut sangat tidak menguntungkan. Masalahnya bukan sekadar satu badan pemerintah Prancis yang berencana berhenti menggunakan solusi Palantir.

Persoalan valuasi perusahaan memiliki dua sisi.

  • Pertama, keputusan tersebut menjadi salah satu langkah besar dan signifikan pertama yang bertujuan mengurangi ketergantungan keamanan Eropa terhadap solusi digital Amerika Serikat. Kasus Prancis dan Palantir menunjukkan bahwa bahkan pada bidang dengan economic moat serta hambatan masuk yang sangat tinggi, pemerintah tetap bersedia menanggung risiko dan biaya untuk beralih ke solusi domestik. Dengan karakter perusahaan yang kontroversial dan menurunnya tingkat kepercayaan terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat, Prancis dapat menjadi negara yang memimpin negara Eropa lain untuk mengurangi penggunaan solusi Palantir. Apabila skenario tersebut terjadi, dampaknya terhadap valuasi Palantir dapat sangat besar.
  • Kedua, perusahaan yang diproyeksikan menggantikan Palantir adalah ChapsVision. Perusahaan tersebut berkembang pesat dan memiliki rangkaian solusi yang luas, tetapi masih tertinggal jauh dibandingkan Palantir dalam sebagian besar indikator keuangan. Apabila ChapsVision mampu menyediakan solusi yang memenuhi standar DGSI, hal tersebut dapat menjadi sinyal bahwa harga dan margin tinggi yang dinikmati Palantir tidak sepenuhnya dapat dipertahankan.

Tekanan Tambahan bagi Sentimen

  • Kabar tersebut muncul ketika sentimen investor terhadap Palantir sedang berada dalam kondisi rapuh.
  • Cleveland Research merilis laporan dengan nada yang jelas negatif terhadap valuasi perusahaan.
  • Laporan itu menyoroti sentimen dari mitra Palantir yang dinilai berada di bawah ekspektasi.
  • Selain itu, Michael Burry dan sejumlah analis lain kembali menyampaikan pandangan negatif terhadap perusahaan.
  • Kritik tersebut antara lain berfokus pada tingkat pertumbuhan yang dinilai sulit dipertahankan dan multiple valuasi yang sangat tinggi.
  • Kepercayaan investor juga tidak terbantu oleh penjualan saham dalam jumlah besar oleh anggota manajemen menjelang laporan keuangan.
  • Perlu diperhatikan bahwa ini bukan pertama kalinya terjadi, dan penjualan saham oleh manajemen sebelumnya tidak selalu diikuti penurunan harga.
  • Namun, aktivitas tersebut tetap menimbulkan pertanyaan yang sulit diabaikan.
  • Sentimen analis terhadap Palantir tidak sepenuhnya negatif.
  • Analis dari Oppenheimer dan Baird tetap secara terbuka mempertahankan tesis bullish terhadap perusahaan.

Konteks Pasar

Seluruh perkembangan tersebut menjadi tantangan bagi Palantir dan memberikan dampak material terhadap harga saham.

Pada saat yang sama, seluruh pasar masih dibayangi pertemuan The Fed yang menjadi semakin sulit diprediksi sejak Kevin Warsh mengambil alih jabatan ketua.

 

Palantir merupakan salah satu perusahaan yang sangat sensitif terhadap perubahan sentimen karena memiliki multiple valuasi yang ekstrem.

Pada valuasi setinggi Palantir, sedikit revisi turun terhadap ekspektasi atau kekecewaan kecil dapat memicu aksi jual yang sangat besar.

Hal tersebut terjadi karena perubahan kecil pada asumsi pertumbuhan saat ini dapat memberikan dampak besar terhadap estimasi nilai wajar perusahaan.

Palantir dijadwalkan merilis laporan keuangan pada 3 Agustus setelah penutupan perdagangan Wall Street.

  • Pasar memperkirakan EPS meningkat menjadi $0,34 dengan pendapatan sebesar $18,1 miliar.
  • Margin, komposisi pelanggan, dan guidance untuk beberapa kuartal berikutnya juga akan menjadi faktor utama yang diperhatikan investor.
28 Juli 2026, 15.09

Nasdaq Jatuh, Tekanannya Tidak Merata

28 Juli 2026, 14.46

US OPEN: Nasdaq Tertekan, SaaS Justru Menguat

28 Juli 2026, 09.35

Wall Street Tak Sepakat soal Nasib Saham AI

28 Juli 2026, 07.31

Market Wrap: Jeda Konflik Belum Cukup Angkat Wall Street

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.