14.46 · 28 Juli 2026

US OPEN: Nasdaq Tertekan, SaaS Justru Menguat

Untuk sementara, pasar masih terjebak dalam kombinasi sinyal harga yang saling bertentangan, risiko, dan ketidakpastian.

Konflik di Timur Tengah saat ini memasuki fase deeskalasi, perusahaan teknologi menjaga pasar tetap waspada menjelang laporan keuangan, dan banyak investor mempertanyakan sejauh mana Ketua The Fed yang baru akan mengikuti pola kebijakan lama meskipun secara terbuka menolaknya.

Pada pembukaan Wall Street, futures US500 turun sekitar 0,3%.

US100 mencatatkan kinerja lebih lemah dengan penurunan sekitar 1,5%.

Sementara itu, US30 menunjukkan kinerja lebih baik dan naik sekitar 0,5%.

 

Di dalam indeks teknologi Nasdaq 100, perusahaan SaaS mencatatkan kenaikan kuat, dipimpin oleh Shopify dan Workday. Saham semikonduktor dan memori masih berada di bawah tekanan.

Berita Perusahaan

  • Coca-Cola (KO.US) merilis hasil kuartal II 2026.. Perusahaan membukukan EPS di atas ekspektasi, yaitu $0,97 dibandingkan perkiraan $0,93. Manajemen juga menaikkan proyeksi pertumbuhan organik setahun penuh menjadi 5%. Saham Coca-Cola naik sekitar 3%.
  • Saham S&P Global (SPGI.US), perusahaan analitik dan konsultasi, turun lebih dari 5% setelah hasil kuartal II 2026 mengecewakan investor dari sisi profitabilitas.

Data Makroekonomi

  • Tiga puluh menit setelah pasar dibuka, data Indeks Kepercayaan Konsumen Conference Board akan dirilis.
  • Konsensus pasar memperkirakan indeks meningkat menjadi 92,1.
  • Tidak lama setelah perdagangan AS berakhir, laporan API mengenai persediaan minyak mentah akan dipublikasikan.
  • Pasar saat ini memperkirakan persediaan turun sekitar 1,35 juta barel, dibandingkan kenaikan 2,6 juta barel pada periode sebelumnya.
28 Juli 2026, 09.35

Wall Street Tak Sepakat soal Nasib Saham AI

28 Juli 2026, 07.31

Market Wrap: Jeda Konflik Belum Cukup Angkat Wall Street

27 Juli 2026, 14.36

Micron Lebih Menarik di Tengah Euforia DRAM

23 Juli 2026, 20.30

Texas Instruments Turun Meski Laba Kuat

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.