07.31 · 28 Juli 2026

Market Wrap: Jeda Konflik Belum Cukup Angkat Wall Street

Awal pekan didominasi oleh kabar mengenai penghentian sementara konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

🌍 Geopolitik

Malam antara Kamis dan Jumat untuk sementara menjadi malam terakhir serangan udara Amerika Serikat terhadap Iran.

Penghentian serangan tersebut dilaporkan terjadi setelah penasihat AS memperingatkan bahwa jumlah target dan persediaan senjata mulai menipis.

Pada Minggu, Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz mengonfirmasi perkembangan tersebut. Ia menegaskan bahwa jeda serangan bertujuan untuk “memberikan ruang bagi diplomasi”.

Pada hari yang sama, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan memang sedang berlangsung:

  • “Kami sedang berbicara dengan mereka sekarang. Saya rasa mereka semakin serius setiap hari. Kami siap bertindak, tetapi kami sedang berbicara dengan mereka.”

Malam ini, Trump bahkan menyebut pembicaraan tersebut sebagai “perundingan yang baik”. Namun, seperti yang sering disampaikan sebelumnya, ia tetap menegaskan bahwa apabila negosiasi gagal, Amerika Serikat “akan kembali melakukan apa yang sebelumnya dilakukan”.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei memberikan gambaran yang sedikit berbeda. Ia menyatakan bahwa saat ini belum ada dialog langsung antara pejabat Iran dan Amerika Serikat. Namun, Teheran mengonfirmasi bahwa pembicaraan dengan Oman masih berlangsung. Oman merupakan salah satu mediator utama dalam konflik tersebut. Tujuan pembicaraan adalah menyusun “mekanisme lalu lintas maritim” di Selat Hormuz. Untuk saat ini, Baghaei menyatakan bahwa “belum ada perubahan dalam status navigasi melalui Selat Hormuz”. Teheran juga menyatakan akan menghentikan aksi balasan “selama Amerika Serikat mempertahankan jeda serangan”.

🛢️ Komoditas Energi

Selat Hormuz masih secara efektif tertutup. Berdasarkan data Kpler, lalu lintas kapal dibatasi maksimal hanya sekitar belasan kapal per hari, jauh di bawah kondisi normal yang mencapai sekitar 80–140 kapal. Amerika Serikat dan Iran juga masih jauh dari kesepakatan terkait pengayaan uranium.

 

  • Harga minyak Brent saat ini berada di sekitar $88 per barel, sedangkan WTI diperdagangkan di sekitar $82 per barel. Kedua harga tersebut masing-masing telah turun sekitar 15% dan 12% dibandingkan level tertinggi Kamis.
  • Harga gas di bursa TTF Belanda juga melemah. Kontrak September menunjukkan harga sekitar $58 per MWh. Sementara itu, harga NATGAS berada di sekitar $2,75 per MMBtu.

 

📈 Pasar Saham

Penurunan tajam harga komoditas energi mendorong perbaikan sentimen pasar global. Perdagangan Senin berakhir positif terutama bagi pasar Eropa, dipimpin DAX Jerman yang naik 1% dan IBEX 35 Spanyol yang menguat 0,8%.

Pergerakan pasar Amerika Serikat lebih beragam. Dow Jones menutup perdagangan dengan kenaikan 0,5%, S&P 500 bergerak datar, sedangkan Nasdaq 100 turun 0,2%. Perbedaan kinerja tersebut terutama disebabkan oleh lemahnya saham-saham semikonduktor yang menghapus sebagian kenaikan sebelumnya.

ASML melemah 5,4%, Nvidia jatuh 5%, dan Seagate turun 4%. Akibat penurunan berkelanjutan pada saham Nvidia, Apple kembali mengambil posisi sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar, yaitu sekitar $4,95 triliun.

Saham Terbaik dan Terburuk di Nasdaq 100 pada 27 Juli 2026

Sumber: XTB Research, 28.07.2026

Pergerakan tersebut sebagian dapat dipandang sebagai aksi ambil untung menjelang laporan keuangan berikutnya dari perusahaan hyperscaler. Namun, kabar mengenai kemajuan produsen China dalam mengembangkan mesin manufaktur semikonduktor domestik juga kemungkinan memberikan tekanan tambahan. Teknologi seperti DUV atau Deep Ultraviolet Lithography, yang menjadi fondasi produksi chip canggih, dilaporkan sedang dikembangkan di dalam negeri.

🌏 Asia

Aksi jual pada sektor semikonduktor juga meluas ke pasar Asia. Indeks KOSPI Korea Selatan melemah lebih dari 10%. Penurunan dipimpin oleh Samsung yang jatuh 13,2% dan SK Hynix yang turun 7,5%. Nikkei 225 Jepang turun 4,3%, sedangkan Shanghai SE Composite China melemah 1,3%. Hang Seng bergerak sedikit di atas zona positif dengan kenaikan 0,2%.

🧈 Logam Mulia

Arah harga logam mulia masih sulit ditentukan secara jelas. Setelah pasar dibuka pada Senin, emas dan perak sempat mencatatkan kenaikan. Namun, keduanya menghapus penguatan pada paruh kedua perdagangan meskipun imbal hasil obligasi tenor 10 tahun di berbagai ekonomi utama menurun. Hari ini, kedua logam tersebut melanjutkan penurunan.

  • Harga emas berada di sekitar $4.045 per troy ounce, turun 0,8% sejak awal hari.
  • Harga perak berada di sekitar $57,2 dan melemah 2,1%.

📈 Data Makroekonomi dan Kebijakan Moneter

  • Rilis data kemarin relatif terbatas. Agenda akan menjadi lebih menarik pada paruh kedua pekan karena pasar menantikan data inflasi dari negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Untuk Amerika Serikat, pasar akan menerima data inflasi PCE yang dirilis dengan jeda satu bulan. Namun, fokus utama pekan ini adalah pertemuan bank-bank sentral terbesar.
  • Pada Selasa, The Fed akan mengumumkan keputusan suku bunga.
  • Pada Kamis, giliran Bank of England, diikuti Bank of Japan pada malam Kamis menuju Jumat.
  • Pasar tidak memperkirakan perubahan suku bunga dari ketiga bank sentral tersebut.
  • Namun, semuanya diperkirakan mempertahankan retorika hawkish dan mengarahkan ekspektasi pasar menuju kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya.
  • Skenario tersebut saat ini menjadi perkiraan dasar bagi ketiga bank sentral.

Amerika Serikat

 

  • Pesanan barang tahan lama AS meningkat 0,3% secara bulanan pada Juni, jauh lebih lambat dari ekspektasi 2,5%.
  • Pasar sebelumnya mengharapkan rebound yang lebih jelas setelah penurunan 4% pada Mei.
  • Data yang lebih lemah terutama disebabkan oleh penurunan permintaan pada sektor transportasi.
  • Namun, pesanan barang modal inti tetap menunjukkan kinerja solid dan membantu meredakan kekhawatiran pasar.
  • Pertumbuhan belanja terkait AI juga terlihat dalam laporan tersebut.
  • Komputer dan peralatan elektronik menjadi pendorong terbesar pemulihan pada Juni dengan kenaikan 3,1% secara bulanan.
  • Kinerja logam dasar juga cukup kuat dengan kenaikan 1,1% secara bulanan.
  • Sementara itu, peralatan dan perlengkapan listrik meningkat 0,9% secara bulanan.

 

27 Juli 2026, 14.36

Micron Lebih Menarik di Tengah Euforia DRAM

24 Juli 2026, 23.06

Minyak Turun saat Diplomasi Kembali Muncul

23 Juli 2026, 20.30

Texas Instruments Turun Meski Laba Kuat

23 Juli 2026, 14.29

Serangan Houthi Dorong Harga Minyak

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.