- Pelonggaran pembatasan ekspor mendorong saham Nvidia.
- Langkah ekspor ini membuat China lebih kecil kemungkinan menjadi pesaing sektor chip AS.
- Nvidia berpotensi mempertahankan posisinya sebagai perusahaan paling bernilai di dunia.
- FTSE 100 cetak rekor meski ada sektor yang melemah.
- Akankah Rachel Reeves memberi kepastian pajak & kebijakan pertumbuhan di Mansion House?
Oleh Kathleen Brooks, Direktur Riset di XTB
Saham Eropa berhasil menghapus pelemahan hari Senin dan menguat, seiring sentimen risk-on yang muncul menjelang sejumlah agenda penting hari Selasa. FTSE 100 menembus level psikologis 9.000 untuk pertama kalinya, menunjukkan betapa tangguhnya indeks Inggris di tengah ketidakpastian ekonomi, risiko tarif, dan pelemahan dolar. Pasar juga menantikan rilis CPI AS sore ini, bersamaan dengan laporan keuangan bank-bank besar seperti JP Morgan, Citigroup, dan Wells Fargo.
Pelonggaran pembatasan ekspor mendorong saham Nvidi
Berita bahwa AS melonggarkan pembatasan ekspor chip H20 Nvidia ke China telah meningkatkan sentimen risiko pagi ini. Ini merupakan kabar besar bagi Nvidia dan dapat mendorong revisi naik proyeksi laba untuk paruh kedua tahun ini. Langkah ini juga memberikan dampak positif bagi sektor semikonduktor AS secara umum, karena meningkatkan harapan bahwa pelonggaran ekspor ke China bisa meluas ke perusahaan lain.
Sebelumnya, Nvidia mencatat kerugian $4,5 miliar akibat inventaris yang menumpuk setelah larangan ekspor ke China. Dengan perkembangan terbaru ini, pendapatan Nvidia dan perusahaan chip AS lainnya berpotensi meningkat. Meskipun Nvidia sempat mengembangkan chip khusus untuk pasar China, pelonggaran ini dapat mempercepat pemulihan pendapatan mereka.
China lebih kecil kemungkinan menjadi pesaing sektor chip AS dengan pelonggaran ekspor in
Meskipun H20 bukan chip tercanggih Nvidia, pelonggaran ekspor ini membuka peluang untuk ekspor chip yang lebih canggih di masa depan. Ini menjadi dorongan besar bagi sektor semikonduktor AS dan Eropa karena mengurangi risiko munculnya pesaing utama dari China
Nvidia berpotensi mempertahankan statusnya sebagai perusahaan paling bernilai di dunia
Saham Nvidia kemungkinan akan mendapat dorongan dari kabar ini, setelah sempat melemah di awal pekan. Sahamnya sudah naik 20% tahun ini, setelah pulih tajam sejak April. Dengan valuasi mencapai $4 triliun, berita ini bisa membantu Nvidia mempertahankan atau bahkan meningkatkan valuasinya, mengingat ancaman dari China kini mereda.
ASML mendapat dorongan positif dari berita Nvidia
Berita ini juga mempengaruhi pasar Eropa. ASML menjadi saham dengan performa terbaik di Eurostoxx 50, naik 1,2% pada hari Selasa. Ini bisa menjadi indikator performa sektor chip saat pasar AS dibuka nanti. Futures saham AS hari ini menguat, begitu pula dengan pasar Eropa, dan FTSE 100 mencatat rekor 9.000 — meski masih tertinggal dari indeks Eropa lainnya.
FTSE 100 cetak rekor meski ada sektor yang melemah
Harga minyak yang turun 0,8% menekan saham Shell (-0,5%). Sektor properti juga menjadi salah satu pemberat di FTSE 100, setelah Barret Redrow merilis pembaruan kinerja yang menyoroti pelemahan pasar properti London serta hambatan regulasi dan perizinan. Saham Barret Redrow turun lebih dari 10%, ikut menyeret saham Persimmon dan The Berkeley Group. Ini menjadi sinyal bahwa kebijakan pemerintah Inggris untuk mendorong pertumbuhan ekonomi belum berjalan sesuai harapan.
Akankah Rachel Reeves memberi kepastian pajak & kebijakan pertumbuhan di Mansion House?
Meski fokus global tertuju pada rilis CPI AS dan laporan bank-bank besar, investor Inggris akan mencermati pidato Kanselir Rachel Reeves di Mansion House malam ini. Jika ingin membangun kembali kepercayaan pasar, Reeves perlu memberikan kepastian terkait pajak dan mencari cara untuk mencegah arus keluar kekayaan dari Inggris. Selain itu, City of London menantikan jaminan bahwa sektor perbankan tidak akan dikenakan pajak tambahan — sebuah wacana yang sempat mencuat di kalangan Partai Buruh. Saham Lloyds, yang sudah naik 40% tahun ini, bisa terdampak jika pajak atas bank benar-benar diterapkan di anggaran berikutnya.
Secara keseluruhan, saham global menguat, FTSE 100 mencapai rekor tertinggi, obligasi menguat, imbal hasil turun, dan dolar AS serta mata uang safe haven lainnya melemah pada hari Selasa. Hari ini menjadi hari yang baik bagi aset berisiko — namun, akankah data CPI AS yang dirilis sore ini mengubah suasana pasar
Morning Wrap (02.03.2026)
Tiga Pasar yang Perlu Dipantau Minggu Depan (27.02.2026)
Daily summary: Awal dari Berakhirnya Disinflasi?
Jane Street: Market Maker Legendaris di Meja Hijau