Sesi Eropa hari ini didominasi oleh kenaikan tipis: indeks STOXX 600 naik sekitar 0.1%, DE40 naik 0.42%, EU50 naik 0.29%, FRA40 naik 0.27%, IBEX 35 naik 0.70%, dan FTSE 100 naik 0.13%, sementara ITA40 dan SUI20 bergerak sedikit melemah. Faktor utama yang mendukung sentimen tetap harapan akan dimulainya kembali pembicaraan antara AS dan Iran serta kemungkinan perpanjangan gencatan senjata, yang menjaga minat terhadap aset berisiko setelah awal pekan yang lebih lemah. Namun, investor belum sepenuhnya memperhitungkan skenario de-eskalasi, mengingat mendekatnya batas waktu gencatan senjata dan risiko gangguan pasokan minyak yang masih membebani, terutama bagi ekonomi Eropa yang intensif energi.
Itulah sebabnya rebound hari ini tergolong moderat dan lebih mencerminkan penutupan posisi bearish secara selektif daripada pergerakan risk-on yang kuat. Di pasar mata uang, dolar menguat tipis, dengan indeks USDIDX naik 0.25%, sementara EURUSD turun 0.23%, menunjukkan bahwa sebagian modal masih berada dalam posisi defensif. Harga minyak bertahan cukup baik, dengan Brent dan WTI masing-masing naik 1.08% dan 0.99%, meskipun narasi utama tetap berfokus pada potensi kemajuan dalam pembicaraan damai. Sektor dengan kinerja terbaik hari ini adalah teknologi, utilitas, energi, dan finansial, yang masing-masing naik 0.96%, 0.91%, 0.61%, dan 0.59%.
Sebaliknya, sektor consumer staples, healthcare, dan communication services menunjukkan kinerja yang lebih lemah.
Perubahan sektoral di Eropa (pergerakan intraday). Sumber: Bloomberg Financial Lp
US Open: Makro menguat, ketegangan mereda
BREAKING: Penjualan AS di atas ekspektasi!
Daily Summary: Terobosan geopolitik memicu euforia pasar 🚀
Data makro AS kuat: klaim pengangguran lebih rendah dari perkiraan, Philly Fed naik
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.