- Para pemimpin negara Teluk Arab dan Eropa memperkirakan bahwa kesepakatan damai antara AS–Iran dapat memakan waktu sekitar enam bulan untuk difinalisasi.
- Mereka mendorong kedua pihak untuk memperpanjang gencatan senjata saat ini guna memberikan lebih banyak waktu bagi negosiasi.
- Negara-negara Teluk masih meyakini bahwa Iran sedang mengejar kemampuan nuklir, meskipun telah terjadi serangan terbaru oleh AS dan Israel.
- Menurut pejabat regional, setiap kesepakatan harus mencegah Iran memperkaya uranium serta melarang penggunaan rudal balistik jarak jauh.
- Para pemimpin Teluk pada umumnya menolak kembalinya konflik militer dan lebih memilih solusi diplomatik yang dipimpin oleh Amerika Serikat.
- Salah satu tuntutan utama adalah pembukaan kembali Selat Hormuz secara segera untuk memulihkan aliran energi global.
- Para pejabat secara tertutup memperingatkan bahwa krisis pangan global dapat memburuk jika jalur perairan tersebut tetap tertutup hingga bulan depan.
- Harga energi berpotensi terus meningkat jika konflik berlanjut melewati timeline negosiasi yang diusulkan.
Saham Microsoft, AMD, Intel, dan Oracle menjadi sorotan di pasar saham AS hari ini, sementara TSMC dan ASML mengalami penurunan meskipun mencatatkan hasil kuartalan yang kuat. Sektor minyak dan gas juga menunjukkan kinerja yang solid.

Sumber: xStation5
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.
Daily Summary: Harga minyak naik, reli bullish di Wall Street berlanjut
BREAKING: Potensi Kesepakatan AS-Iran 6 Bulan, Harga Minyak Naik
S&P 500 di rekor tertinggi 📈 Charles Schwab turun 4,5% meski laporan earnings kuat
Apa yang mendorong reli Wall Street?
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.