Harga saham produsen semikonduktor Intel (INTC.US) naik setelah muncul laporan bahwa pemerintahan Trump sedang membahas kemungkinan pemerintah AS mengambil sebagian kepemilikan di perusahaan. Washington dilaporkan sedang mendiskusikan opsi akuisisi saham Intel guna mendukung upaya perusahaan memperluas kapasitas manufakturnya di Amerika Serikat. Intel dikenal memiliki posisi kuat di pasar AS serta rantai pasok yang sangat terfokus secara domestik.
Kesepakatan ini bertujuan mendukung proyek pabrik Intel di Ohio, menurut sumber yang meminta anonimitas karena sifat pembicaraan yang masih rahasia. Perusahaan sebelumnya sudah mengumumkan rencana menjadikan lokasi ini sebagai fasilitas manufaktur semikonduktor terbesar di dunia, namun proyek tersebut berulang kali mengalami penundaan. Ukuran potensi kepemilikan pemerintah masih belum diketahui, tetapi investor menyambut kabar ini dengan positif.
Intel Shares (INTC.US)
Saham Intel naik lebih dari 7% kemarin, menembus EMA 200-hari (garis merah) dan berpotensi membalikkan tren sebelumnya. Dalam perdagangan after-hours hari ini, saham kembali naik hampir 5,5%.

Sumber: xStation5
Preview Earnings Nvidia: Bisakah Menyelamatkan Reli Pasar?
Kalender Ekonomi: Pasar Fokus ke Data AS dan Suku Bunga Global
Market Wrap: Pasar Masih Skeptis terhadap Trump dan Iran
Saham Seagate Turun di Tengah Tekanan Sektor AI
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.