Kemarin ditandai oleh publikasi risalah FOMC, yaitu catatan diskusi dari pertemuan terakhir komite. Apa yang terungkap dari risalah tersebut? Dan apa yang kini ditunggu pasar?
🌏 Publikasi Makroekonomi Utama
Rabu
AS
Kemarin, risalah dari pertemuan FOMC terbaru dirilis dan memberikan gambaran lebih rinci mengenai perdebatan di dalam komite. Apa yang bisa dipelajari?
- “Banyak” pembuat kebijakan menilai bahwa pengetatan moneter lebih lanjut kemungkinan besar masih diperlukan jika inflasi tidak mereda.
- Komite masih terpecah cukup dalam dalam menilai prospek inflasi. Meskipun “mayoritas” peserta memperkirakan inflasi akan turun secara bertahap pada akhir tahun ini, “banyak” yang khawatir tekanan harga dapat tetap tinggi.
- Indikator inflasi inti disebut masih berada pada level yang mengkhawatirkan, sementara ekspektasi inflasi telah meningkat melampaui level sebelum pecahnya perang di Iran.
- Pembuat kebijakan yang mendukung mempertahankan suku bunga pada level saat ini pada Juli berargumen bahwa jeda akan memberikan waktu untuk menilai kondisi ekonomi dengan lebih akurat. Sejak pertemuan tersebut, data pasar tenaga kerja yang lebih lemah dan inflasi yang sedikit lebih rendah telah memperkuat posisi mereka.
- Anggota yang mendukung kenaikan suku bunga menilai langkah tersebut dapat mengurangi kebutuhan terhadap pengetatan yang lebih besar dan lebih mahal bagi ekonomi di kemudian hari.
📆 Kalender Ekonomi
Kamis
- AS: Weekly Jobless Claims
- Waktu: 13:30
- Sebelumnya: 209 ribu
- Konsensus: 210 ribu
🗂️ Laporan Keuangan Perusahaan
- Walmart Inc (WMT.US), sebelum pasar dibuka
- Deere & Co. (DE.US), sebelum pasar dibuka
- Newegg Commerce Inc (NEGG.US), sebelum pasar dibuka
Market Wrap: Yield AS Turun, Saham Menguat
Daily Summary: Yield Turun, Saham AS Pulih dan Emas Melonjak
Dolar AS Turun ke Level Terendah Sejak Mei
US Open: Yield Treasury Turun, Nasdaq Pulih dari Tekanan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.